14 October, 2009

Keraguan dan Dosa


Sudah 2 hari ini aku meragukan diriku sendiri…aku meragukan diri ini yang sepertinya tidak bisa membawa keluarga ini menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Bagaimana enggak setelah kupikir pikir kejadian istriku kemarin murni karena kesalahan diriku sendiri. Tapi aku juga sungguh tega menyalahkan istriku dalam hatiku sesaat setelah keguguran itu, padahal sesungguhnya yang salah adalah diriku sendiri. Coba tengok bagaimana aku terhindar dari dosa..? tidak sama sekali dosa – dosa itu masih sering kulakukan bahkan sudah menjadi rutinitas kehidupan pribadiku. Antara dua mulut dan antara dua selangkangan adalah dua dosa besar yang masih sering kulakukan. Kedua mata ini masih liar melihat yang sewajibnya tidak dilihat, telinga ini masih sering dan bahkan mencari perkataan – perkataan maksiat dan tidak berguna di sekitarku. Masya Allah...Astaghfirullah. Tengok juga bagaimana bibir ini masih sering berucap yang tidak sepantasnya yang kadang memutar balikkan fakta, yang kadang menyakiti persaan dan hati orang lain bahkan keluarga sendiri. Astaghfirullah. Apalagi kelakuan di antara kedua selangkanganku yang juga sangat liar mengumbar hawa nafsu dan kenikmatan sesaat???..Astaghfirullah...



Aku telah jauh dari-Nya...bukan pada tempatnya aku menuntut segalanya kepada Allah azawajalla. Karena memang aku hina dan tidak berguna di hadapan Allah. Tidak berguna amalanku di sepertiga malam bulan itu, tidak berguna amalanku di bulan ramadhan itu karena semua itu hanya sebagai penghapus dosaku..iya kalau dihapuskan alau ternyata malah mambuatku tambah hina dihadapan-Nya..mungkin saja...dan Bisa Bangett...Allah Maha Kuasa. Tidak heran segala permohonanku sia – sia di hadapan-Nya walaupun itu dilakukan di waktu – waktu yang sangat diijabah-Nya. Masya Allah..Astaghfirullah... Aku sangat keterlaluan terhadap-Nya, di saat dulu sekali aku berjanji tidak akan mengulangi perbuatan – perbuatan dosa itu lagi malahan aku sekarang menjilat ludahku sendiri. Masya Allah.... Terimakasih ya Allah telah memberikan teguran kepadaku, aku sangat menerimanya dan aku mohon ampunkanlah dosaku sampai saat ini ya Allah dan bimbinglah aku agar tidak mengulangi dosa – dosaku itu. Amin..



Memang aku sering memandingkan diri sendiri dengan orang – orang di sekitarku, aku sudah merasa sombong dengan ketepatan waktu sholatku, aku merasa jumawa dengan pergerakan ekonomiku, aku merasa sombong dengan segala yang kupunya, aku merasa sombong dengan tahapan – tahapan hidupku yang begitu mulus, aku juga merasa sombong karena telah mengetahui sedikit dari ilmu-Mu.. Ya Allah maafkanlah segala kesombonganku itu...aku mohon hilangkanlah kesombonganku itu..Aku lelah...Aku capek...aku kapok berlaku sombong seperti itu...Aku mohon jauhkanlah aku dari penyebab – penyebab sifat dan sikap itu ya Allah..Aku Mohon ya Allah


Beberapa firasat dan analisaku menyampaikan aku pada sebuah kesimpulan yang mencengangkan...pacaran adalah penyebab dari semuanya. Memang banyak orang yang pacaran dan bisa mulus memiliki keturunan, tapi bagi yang megetahui pacaran itu nggak boleh apakah masih lumrah pacarannya??..apalagi jika itu dilakukan sudah berlebih – lebihan dan bahkan dimurkai Allah???..Masya Allah...aku JAUH dari ALLAH waktu itu..dan sekarang aku malah membuka jalan untuk menjauh dari-Nya lagi....Astaghfirullah...aku mohon maaf ya Allah..kembalikan aku kepada jalan-Mu Ya ALLAH....Aku mohon ya ALLAH....Maafkan aku ya ALLAH....Aku berjanji di hadapan semua saksi dari pembaca tulisan ini...AKU TIDAK AKAN MENGULANGINYA LAGI.....AKU BERJANJI YA ALLAH...dan kutuliskan JANJIKU di blogku ini...

HANYA KEPADA-MU AKU MENYEMBAH DAN HANYA KEPADA-MU AKU MEMOHON PERTOLONGAN....


3 comments:

Ayo ayo sobat sobat dikomentarin ya....
kalo istilah iklannya sih "komentarmu mengalihkan duniaku" kekekeke....

Arsip Blog

Sahabat Blogger

Sahabatku