Dah lama nih gak nulis tentang salah satu hobi saya yaitu soccer. Memang sih beberapa waktu lalu saya pernah menulis tentang soccer dengan Keita sebagai objeknya. Tapi itu khan tulisan detik dot com yang saya copas dari situs mereka. Nah sekarang ini nih saya mau nulis murni tentang pendapat saya sendiri nih. Boleh percaya boleh tidak cuma memang harus dibaca..wkwkwk..maksa banget yak... ya gpp lah yang penting happy dan kali ini saya cuma mau ngasih pendapat tentang sirkulasi roda di tim – tim liga Inggris yang tahun ini memasuki usia ke 121 tahun kompetisi sepakbola tertua ini. Wow tua banget yak..jangan2 kompetisi ini ada hubungannya dengan perang dunia I dan II?hahahaha...ah tapi bukan itu yang mau saya bahas di sini. Yah kita tahu lah filosofi roda yang kadang di atas kadang di bawah. Nah menurut pendapat saya nih hal itu sekarang sedang terjadi di liga Inggris. Loh kenapa? Ya begini loh ceritanya..mmm..pada suatu hari di hari minggu kuturut ayah ke kota naik delman istimewa kududuk di muka..halah gak nyambung..kembali ke laptop...
Begini loh melihat pergerakan klub – klub liga premier Inggris, rasa2nya kok nggak layak lagi ya nama big four dipake di liga Inggris. Saat ini tim – tim yang dulunya dianggap klub menengah seperti Manchester City,Tottenham Hotspurs dan Aston Villa mulai masuk mendominasi liga premier Inggris menemani Arsenal, Manchester United,Liverpool dan Chelsea. Kok ya jadi mirip seperti di Italia beberapa tahun lalu. Saat itu Juventus,Inter Milan, AC Milan,AS Roma,Fiorentina, Udinese dan Lazio sangat mendominasi Lega Calcio. Saat ini liga premier Inggris juga tengah memasuki era Magnificio Seven atau kalau mau ngambil bahasa Inggris ya Big Seven lah. Dalam 2 tahun terakhir 3 tim kuda hitam yang tidak sehitam masa lalunya (halah) mulai tumbuh besar dan kuat, menggebrak dan mampu menembus 7 besar liga Inggris bahkan masuk 4 besar. Hal ini didukung juga dengan amunisi yang mumpuni dan bahkan salah satu tim kuda hitam saat ini didukung dengan aliran dana yang besar dan segar. Tengok saja bagaimana Manchester City ‘menculik’ punggawa anyar nan mahal karena didukung seorang pengusaha Etihad dari UEA dengan dana lebih dari 80 Milyar musim ini. Sedangkan dua tim lagi didukung oleh pemain muda berbakat bintang dan pelatih yang berpengalaman dan mumpuni. Martin O’neill di Villa dan Harry Redknapp di Spurs, sedangkan di City Mark Hughes memang belum berpengalaman namun dengan dukungan dana yang melimpah bisa mempermudah kerja Hughes dalam meramu tim.
Memang sih masih terlalu dini nama Big Seven digembar gemborkan, namun indikasi – indikasi tersebut mulai terlihat keluar terutama di musim ini. Tengok saja bagaimana City, Spurs dan Villa mampu mengalahkan anggota big four seperti Arsenal dan Liverpool. Jika tim – tim big four tidak berbenah, maka di akhir musim 3 tim kuda hitam mungkin akan menembus hegemoni keangkeran big four dan memaksa para pengamat memunculkan big seven dalam analisa mereka. Atau malah istilah big four tetap dipakai namun tim – tim pengisi bigfour akan berubah drastis???bisa saja dan hal ini sangat mungkin sekali cepat atau lambat.
Tengok saja daftar juara liga champion dan juara liga Inggris, bagaimana dulu di permulaan liga Inggris tim – tim seperti Everton, Sunderland, Sheffield Wednesday,Nottingham Forest, Newcastle United, dan Aston Villa mampu secara berganitan menjuarai liga Inggris dan bahkan liga champion eropa. Lalu tahun 60-an Liverpool mulai mendominasi sampai akhir tahun 80-an. Dan setelah sir Alex masuk tahun 1986 maka dominasi Liverpool ditendang oleh ManU. Namun hegemoni MU mampu diimbangi oleh Arsenal setelah Wenger masuk tahun 1996. Dan 5 tahun terakhir MU,Liverpool dan Chelsea bergantian menjadi juara baik di Eropa dan Liga Inggris. Dan sekarang??? bisa aja istilah bigfour yang muncul di awal tahun 2000 ini berubah lagi dan mampu ditembus oleh tim – tim di bawahnya. Semua itu mungkin dan roda mungkin aja telah berputar sekarang.
Siapa tahu? Karena bola itu bundar.... Apalagi bola yang bundar ada di atas roda yang berputar?? Hmm gak nyambung lagi...
Begini loh melihat pergerakan klub – klub liga premier Inggris, rasa2nya kok nggak layak lagi ya nama big four dipake di liga Inggris. Saat ini tim – tim yang dulunya dianggap klub menengah seperti Manchester City,Tottenham Hotspurs dan Aston Villa mulai masuk mendominasi liga premier Inggris menemani Arsenal, Manchester United,Liverpool dan Chelsea. Kok ya jadi mirip seperti di Italia beberapa tahun lalu. Saat itu Juventus,Inter Milan, AC Milan,AS Roma,Fiorentina, Udinese dan Lazio sangat mendominasi Lega Calcio. Saat ini liga premier Inggris juga tengah memasuki era Magnificio Seven atau kalau mau ngambil bahasa Inggris ya Big Seven lah. Dalam 2 tahun terakhir 3 tim kuda hitam yang tidak sehitam masa lalunya (halah) mulai tumbuh besar dan kuat, menggebrak dan mampu menembus 7 besar liga Inggris bahkan masuk 4 besar. Hal ini didukung juga dengan amunisi yang mumpuni dan bahkan salah satu tim kuda hitam saat ini didukung dengan aliran dana yang besar dan segar. Tengok saja bagaimana Manchester City ‘menculik’ punggawa anyar nan mahal karena didukung seorang pengusaha Etihad dari UEA dengan dana lebih dari 80 Milyar musim ini. Sedangkan dua tim lagi didukung oleh pemain muda berbakat bintang dan pelatih yang berpengalaman dan mumpuni. Martin O’neill di Villa dan Harry Redknapp di Spurs, sedangkan di City Mark Hughes memang belum berpengalaman namun dengan dukungan dana yang melimpah bisa mempermudah kerja Hughes dalam meramu tim.
Memang sih masih terlalu dini nama Big Seven digembar gemborkan, namun indikasi – indikasi tersebut mulai terlihat keluar terutama di musim ini. Tengok saja bagaimana City, Spurs dan Villa mampu mengalahkan anggota big four seperti Arsenal dan Liverpool. Jika tim – tim big four tidak berbenah, maka di akhir musim 3 tim kuda hitam mungkin akan menembus hegemoni keangkeran big four dan memaksa para pengamat memunculkan big seven dalam analisa mereka. Atau malah istilah big four tetap dipakai namun tim – tim pengisi bigfour akan berubah drastis???bisa saja dan hal ini sangat mungkin sekali cepat atau lambat.
Tengok saja daftar juara liga champion dan juara liga Inggris, bagaimana dulu di permulaan liga Inggris tim – tim seperti Everton, Sunderland, Sheffield Wednesday,Nottingham Forest, Newcastle United, dan Aston Villa mampu secara berganitan menjuarai liga Inggris dan bahkan liga champion eropa. Lalu tahun 60-an Liverpool mulai mendominasi sampai akhir tahun 80-an. Dan setelah sir Alex masuk tahun 1986 maka dominasi Liverpool ditendang oleh ManU. Namun hegemoni MU mampu diimbangi oleh Arsenal setelah Wenger masuk tahun 1996. Dan 5 tahun terakhir MU,Liverpool dan Chelsea bergantian menjadi juara baik di Eropa dan Liga Inggris. Dan sekarang??? bisa aja istilah bigfour yang muncul di awal tahun 2000 ini berubah lagi dan mampu ditembus oleh tim – tim di bawahnya. Semua itu mungkin dan roda mungkin aja telah berputar sekarang.
Siapa tahu? Karena bola itu bundar.... Apalagi bola yang bundar ada di atas roda yang berputar?? Hmm gak nyambung lagi...
Baca Selanjutnya...



























