06 February, 2010

Korupsi?...Ngapainnn???

Iseng – iseng pengen ikutan lomba artikel tentang korupsi yang diadain www.ceritainspirasi.net maka dari itu saya yang bertanda tangan di bawah ini(halah….). Yowislah langsung ajah ke Te Ka Pe (*dengan logat Parto di OVJ)

Korupsi anggota DPR,gubernur,bupati,mentri,pejabat Negara,pejabat bank, de el el selalu menghiasi dunia persilatan eh pertelivisian Indonesia. Hampir setiap hari kalo nggak perceraian, tawuran, mutilasi ya korupsi yang “ngisi” tontonan kita dan anak – anak kita. Efek negative memang belum kita rasakan namun beberapa tahun lagi atau bahkan puluhan tahun lagi anak – anak kita mungkin akan merasakan efeknya. ENtah itu efek negative atau positif, mudah2an aja efek positif untuk tidak mengikuti para pendahulunya yang terlibat korupsi. Wuih kok serius gini tulisannya..niatnya pengen becanda…hehe..

Menurut hemat saya (*gaya ngomong orde baru..wkwkwk) ini disebabken beberapa hal….
1. kebiasaan nonton TV, TV bebayar lagi (*loh kok???@$#%&*&%$#@! )..tenang – tenang nanti akan kujelasin
2. Pernah ke luar negri (*ini juga bisa kujelasin)
3. Nggak bertetangga dengan pak Sabar (*apalagi nih????)
4. Terlalu banyak makan daging kambing dan duren (loh khan enak, kok dijadiin sebab sih??)

Oke oke saya jelasin sekarang yah..harap bersabar…

Sebab pertamax, kebiasaan nonton TV sebenernya bukan sesuatu yang salah tetapi jika dimasukkan ke dalam hati dan pikiran maka “hanya fiktif belaka” yang sering muncul di setiap sinetron akan tidak berlaku. Kenapa emangnya?.. Coba liat sinetron di Indonesia isinya apa aja sih? Seperti postingannya kucing tengil di blognya, bahwa di tayangan dan sinteron Indonesia dan dunia juga sih isinya kebanyakan adalah mobil mewah, motor gede alias moge, rumah besar di kawasan elit, jalan – jalan halus, de el el. Coba bayangin para koruptor itu biasa ngeliat yang begituan so pasti dah pengen juga ngikutin. Dari gaji bulanan ternyata gak cukup ya dicari dah peluang – peluang biar bisa dapet yang begituan. Tayangan TV berbayar juga punya andil besar di sini. Di berita – berita TV nasional kita khan sering ada tuh potret kehidupan miskin di berbagai penjuru Indonesia. Seharusnya khan sedikit banyak bisa menimbulkan empati di hati para pengambil keputusan. Tetapi apa tayangan – tayangan itu ditonton sama pejabat?? Siapa tau(Yah sapa tau lah, toh yang tau Allah dan keluarganya aja..hehe…) ternyata mereka nonton TV kabel tayangan luar negri?? Yang isinya keindahan luar negri beserta kehidupannya yang teratur dan elegan, yang so pasti pengen juga ke luar negri (eit bahasan ini akan dibahas di point kedua nanti..hehe biar penasaran)..

Sebab keduax, pernah ke luar negri, ini sebab yang sangat berperan besar bagi korupsi di Indonesia. Jalan – jalan ke luar negri berarti melihat keindahan Negara lain. Seperti turis kalo ke Indonesia yang dicari juga keindahan – keindahan aja, Cuma satu mungkin wisata yang mengunjungi perkampungan miskin di Jakarta yang saya lupa siapa nama pengelolanya (*pernah ada di TV). Ada yang inget???

Balik maning neng laptop…..(*dengan gaya tukul arwana)
Pernah ke luar negri juga bisa membuat ketagihan, ketagihan yang mahal yang mungkin gak cukup untuk gaji pejabat sekalipun kalo dilakukan seminggu sekali (wah….itu bukan ketagihan tapi mau pulang kampoeng kali yah).. Karena mahal ini apalagi di luar negri barang – barang kebutuhan juga mahal yang gak mampu discover oleh penghasilan bulanannya ya pastinya celah – celah nilep uang kantorpun alias negara dibikin bikin. Coba JJLN (Jalan2 ke Luar Negri)nya diganti dengan JJPI alias Jalan2 ke Pelosok Indonesia (eit dibahas di solusi yah)….

Ketigax,nggak bertetangga dengan pak Sabar maksudnya pak Sabar di sini adalah kiasan aja, bukan nama sebenernya. Maksudnya apa sih? Maksudnya pejabat biasanya punya rumah yang besar di lungkungan elit. Yup…tetangganya sehari – hari adalah pengusaha, pejabat (juga), artis, direktur,ekspatriat, dan OK OK lainnya (Orang Kaya maksudnya).hehe… Akibatnya ya seperti AA Gym bilang tetangga beli mobil baru hati di sini panas, tetangga beli moge pengen ikutan juga, hari – harinya isinya iriiiii terus pengen ngikutin apa yang tetangga beli. Akibatnya sama seperti yang kedua dan pertama duit gaji gak cukup, dicari cari deh “sumber penghasilan lain”.
Keempax (maksud loh??..keempat kali)… terlalu banyak makan daging kambing dan duren?? Yoi..ini juga perumpamaan untuk mewakili makan2an mahal lainnya. Kalo sekali atau dua kali sebulan sih gak apa2 kali yah..nah kalo tiap hari pengennya yang mahal apa gak gempor tuh keuangan rumah tangga. Biasanya restoran – restoran mahal menjadi favorit makan siang ataupun makan malam para pengambil keputusan itu. Akhirnya ya jadi seperti pertamax, keduax dan ketigax deh…
Solusinya gimana dong? Ya ambil aja kebalikan dari sebab – sebab di atas…

1. Jangan biasakan nonton TV apalagi sinetron dan tayangan luar negri. Tontonlah rakyat kita yang masih banyak miskinnya daripada kayanya. Tonton tuh Indonesia yang sebenarnya, jangan hanya dari kacamata Jakarta pusat kota, Bandung pusat kota, Surabaya pusat kota atau pusat kota lainnya yang biasanya bercerita tentang kemewahan dan keberhasilan pemerintah kotanya untuk menutupi keburukan kotanya. Masa sih dengan nonton kesusahan rakyat Indonesia masih tega juga ngambil uang yang seharusnya buat rakyat itu??

2. Biasain JJPI (Jalan jalan Ke Pelosok Indonesia), Indonesia ini panjang dari sabang sampai merauke, coba keluar dari jalan – jalan utama (yang biasanya lebar2 dan diisi ruko atau rumah elit) menuju jalan – jalan kampung yang sempit, kecil, tergenang dan bau. Atau bahkan jangan di jalan – jalan sempit jalan2nya, coba ke kampung – kampung yang gak punya jalan sama sekali. Bukan naek pesawat, bukan naek mobil mewah tapi naek ojek, sepeda onthel yang rantenya gak pernah dioliin, naek kuda yang makan aja jarang, dan bahkan jalan kaki dengan sandal jepit yang bagian belakangnya dah tipis bahkan sobek sejauh 5 km lebih. Atau di pelosok Kalimantan yang gak pernah liat daratan, yang dipake perahu dan sampan kecil yang dah berumur sama seperti orangtuanya. Saya yakin sifat dan sikap empati akan muncul dan mempengaruhi setiap keputusan yang dia ambil. Ketidak tegaan untuk ngambil uang Negara pun akan muncul dengan sendirinya karena biasa ngeliat yang “begituan”.

3. Bangunlah rumah di kawasan kumuh, di pinggiran sungai, di pegunungan yang susah transportasinya, de el el. Yang penting jangan bertetangga dengan orang kaya. Otomatis keprihatinan dan kedermawanan lah yang muncul. Gak ada ceritanya tetangga baru beli mobil model terbaru, moge baru, ningkatin rumah de el el, buat makan aja masih untung – untungan. Otomatis gak perlu korupsi buat “nyaingi” tetangga khan.

4. Coba makan di emperan, coba juga makan singkong setiap hari, coba lagi makan di gang – gang sempit yang menunya tidak berubah setiap hari. Gak perlu pake sendok dan garpu mahal, gak perlu juga piring porselin nan mahal untuk memakannya. Cukup pake bungkusannya dan tangan aja, murah dan tetep bisa bikin kenyang. Kalo gaya makannya dah begini insya Allah gak ada ceritanya uang rumah tangga kurang terus tiap bulannya, dan pastinya gak perlu korupsi khan?lah wong harga makannya di emperan hanya 1% dari makan di restoran gitu loh…

Solusi – solusi di atas masih bersifat insya Allah, karena hati manusia Allah yang punya. Kalo memang gak mempan berarti hatinya dah mati dan bukan Allah yang salah, karena Allah dah menyediakan pilihan – pilihan dalam hidupnya yang jauuuh lebih baik dari korupsi. Hmmm korupsi bukan masalah kecil yang disebabkan seperti kata bang Napi, yaitu ada niat dan kesempatan tetapi disebabkan juga oleh adanya kebutuhan. Waspadalah….waspadalah…

Referensi : http://kucingtengil.blogspot.com/2010/01/ciri-ciri-film-laga-india-film-kungfu_26.html
Lanjutin Bacanya...>>>

04 February, 2010

Mau Pilih Mana?Cita-cita, Kebutuhan atau Keinginan

Ini daftar barang – barang yang selalu diinginkan orang – orang yang “berduit” dan biasanya anak muda yang baru memiliki pekerjaan yang lumayan besar gaji bulanannya atau bahkan orang – orang tua yang ingin balas dendam karena ketika mudanya dulu belum bisa memilikinya. (*dibawah ini diasumsikan orang – orangnya adalah karyawan dengan gaji bulanan)

Kamera Digital SLR



Dengan alasan hobi maka orang rela menyisihkan gaji bulanannya untuk membeli kamera yang paling murah harganya 5 juta. Tidak salah dengan hobi jika itu dibarengi dengan ketekunan berlatih tahap demi tahap dan bisa menjadi profesional. Namun tidak jarang yang diakhirnya kamera tersebut hanya setia mengisi lemari kaca untuk “dipamerkan” ke setiap tamu yang berkunjung.

Handphone/Blackberry Highend Model Terbaru



Gaya hidup yang makin modern dan wireless saat ini tidak jarang membuat semakin banyak orang yang menginginkan benda yang satu ini. Penampilan dan kebutuhan disatukan menjadi sebuah benda yang mengcover kedua aspek itu. Namun tidak jarang pula orang yang membeli barang ini bukan untuk memenuhi kebutuhannya melainkan memenuhi nafsu dan tentu saja untuk terlihat paling modern dan paling gaul.

Motor Besar/Motorsport


Kebutuhan akan mobilitas setiap orang yang makin tinggi membuat kita membutuhkan kendaraan yang mampu membawa kita, dengan harapan bisa lebih bebas bergerak dan tentu saja lebih murah daripada naik angkutan umum. Namun kebutuhan itu biasanya dibarengi dengan keinginan untuk “tampil” di jalanan. Motor – motor bebek biasa atau motor “laki” yang murah harganya dijamin tidak akan dilirik untuk mendukung keinginan ini. Akhirnya dengan merogoh kocek lebih dalam atau dengan jalan hutang membayar tiap bulan diwujudkanlah keinginan itu melalui kendaraan super berat, super mahal dan tentu saja super boros bahan bakar. Padahal jika kita sesuaikan dengan keseharian kita apakah kita benar – benar membutuhkan barang ini?. Tingkat pemakaiannya hanya dua kali sehari ya paling banter 4 kali (*PP kantor, PP tempat makan).

Mobil model terbaru


Mobil seperti hasil survey seratus orang dalam permainan super family di salah satu TV swasta adalah urutan tertinggi orang yang ingin menaikkan “harga” di mata orang lain. Tidak salah dan memang begitulah adanya. Harga termurah mobil baru adalah lebih dari 100 juta yang artinya bisa lebih dari 20 kali gaji karyawan biasa. Namun keinginan akan gengsi dan tidak ingin kepanasan dan kedinginan tiap berpergian setiap hari akan menjadikan orang rela untuk didatangi surveyor dari jasa pembayaran keuangan yang marak saat ini. Hutang dengan bayaran bulananlah jalan keluarnya. Namun dikembalikan lagi kepada keseharian kita yang butuh atau tidak sih barang ini?. Bukannya barang ini hanya jadi pemenuh parkiran kantor dan dilihat oleh rekan kantor dan mengharapkan kata – kata “hei liat mobilnya si fulan, bagus ya”.

Barang – barang di atas tidak salah untuk dimiliki dan bahkan dianjurkan jika memang dibutuhkan. Keinginan yang besar dengan memaksakan diri itulah sebenarnya yang sedikit dipertanyakan. Kredit sah di negara ini, tetapi apakah kita tahu dengan mengambil kredit yang misalnya 5 tahun dan kita masih bisa hidup sampai 5 tahun lagi untuk membayar hutang itu?. Padahal hutang adalah salah satu penghambat jalan masuk surga-Nya.

Di luar dari itu tidak relakah kita lebih memikirkan masa depan anak – anak dan cucu kita.

Tidak relakah kita menabung untuk mewujudkan ini :

Haji Ke Tanah Suci


Rukun Islam ke-lima umat muslim. Tidakkah kita rindu dengan panggilan ilahi di rumah agung ini?. Tidakkah napak tilas perjalanan Rasulullah SAW di bumi suci ini menggetarkan hati kita untuk  mengunjunginya?. Tidakkan amalan berlipat beribu - ribu kali di rumah Allah ini membuat kita rela menyisihkan sebagian gaji kita untuk mewujudkannya?

Atau mewujudkan yang ini :

Kuliah di Al-Azhar Mesir


Al-Azhar Mesir adalah Universitas Islam tertua di dunia. Dan lulusan – lulusannya banyak yang hafal Al-Qur’an. Atau di universitas – universitas internasional lain yang juga tidak kalah hebatnya di mata dunia. Think global and think to the end.

Memang harga untuk membayar cita – cita di atas sangat mahal untuk seorang karyawan biasa seperti kita. Namun kita BISA mewujudkannya. Loh, dengan cara bagaimana?... Banyak jalan menuju Roma, dan jalan itu ada di sekitar kita. Usaha sampingan adalah yang mungkin paling bisa kita pikirkan untuk menghasilkan penghasilan lebih. Namun ada cara yang lain yang lebih ampuh sebenarnya.

Menabung, menabung artinya bukan mengurangi kegiatan – kegiatan konsumtif kita namun memilih hal – hal konsumtif tersebut agar harga yang dihabiskan bisa lebih murah daripada kebiasaan kita. Misalnya kita lebih pilih mana duren atau pisang?. Pisang sebenarnya lebih sehat daripada duren, namun keinginan untuk memiliki lebih biasanya mendorong seseorang untuk mengkonsumsi duren. Pilih mana, Motor bebek biasa atau motor sport?. Pilih mana makan di tempat makan dengan suasana enak berharga mahal atau di lesehan dengan makan yang sama namun harga yang lebih murah?.

Hidup adalah pilihan, dan pilihan itu tersedia luas di sekitar kita. Kita hanya perlu menyisihkan waktu sedikit untuk merenungkan bahwa pilihan kita lebih baik atau tidak. Dan apalagi Allah menyediakan sebuah ibadah untuk bisa menentukan pilihan kita. Dan perlu diingat juga niat yang baik walaupun belum terwujud maka akan tercatat 1 di mata Allah.

Foto - foto diambil dari om google dengan berbagai sumber
Lanjutin Bacanya...>>>

03 February, 2010

Akhirnya Di Tag Juga

Ditengah nungguin PANSUS yang mau ngeluarin kesimpulannya, di tengah SBY yang katanya lagi mau dimakzulkan, ditengah keributan supporter Indonesia, ditengah saat – saat genting nungguin Bilqis operasi hati, ditengah kerjaan kantor yang juga padat, ditengah microsoft word yang sedang caya coret – coret ini akhirnya saya dapet juga tag dari bung Aan.

Kali ini tagnya disuruh nyeritain diri sendiri. Mau nyeritain apa ya?soalnya kagak ada yang lebih dan paling banyak kekurangannya. Tapi alhamdulillah dapat clue nya ni jadinya agak lebih mudah nyeritainnya walopun sedikit malu juga buat ngejawabnya...hahaha...

1. Where is your cell phone
Banyak tempat menaruh handphone, tapi yang pasti di setiap kesempatan saya akan selalu menaruhnya dimana saya biasa naruh. Kalo lagi nonton TV saya biasanya taruh di atas meja, kalo lagi kerja saya taruh di atas meja kerja, kalo lagi jalan – jalan saya taruh di kantong kanan celana saya, kalo lagi tidur saya taruh di atas tempat tidur yang kurang terjangkau (*antisipasi kalo alarm bunyi supaya bangun untuk merngambil Hpnya...hahaha),

2. Relationship
Married...kalo pertemanan lebih seneng pertemanan dengan obrolan ringan dan humor...

3. Your hair?
Cepak ABRI (*istilah jaman dulu)

4. Work?
Swasta tapi bukan outsourcing yang lagi heboh di kalangan buruh...hehe

5. Your sisters?
Brothers semua alias pandawa lima

6. Your favorit thing?
Blogging, tracking, driving, racing.

7. Your dream last night
Dapet BB kecil buat istriku.

8. Your favorit drink?
Air putih dari pegunungan

9. Your dream car?
Honda Freed

10. Your shoes
sepatu apa aja yang penting muat dan pas buat saya...haha


11. Your fears?
Allah swt.

12. What do you want to be in 10 years?
Haji Yang Mabrur

13. Who did your hang out with last week?
Istri tercinta duong

14. What are you not good at?
Biologi

15. One of your wish list item?
baby

16. Where you grew up?
lampung n Jogja

17. Last thing you did?
Writting

18. What are you wearing?
baju dan celana dengan pelengkapnya tentunya

19. Your computer?
Komputer kantor

20. Your pet?
none alias blank

21. Your life?
amazing wa syukurillah

22. Missing ? (hilang)
Semua yang datang pasti pergi, semua yang muncul pasti hilang. I always take that.

23. What are you thinking right now?
Baby

24. Your car?
Toyota avanza mili kantor yang sering saya pinjem kalo ada kebutuhan... Selama masih bisa minjem ngapain beli...wakakakak

25. Your kitchen?
kecil tapi lengkap

26. Your favorit color?
warna pelangi alias semua warna...haha

27. Last time you laugh?
now

28.Last time you cried?
Every day i cry my sin

29. Love?
Peace, Love n Gaul...nah lo (*sepertinya kenal dengan semboyan ini)

30. So who wants to share their ONEs? how about?
Istri...ya iyyalah gitu loh...

31. Person elected to the tag (tag ini saya wariskan kepada)

Mas Hdsence, Mbak Ira, Mbak Henny, Mbak Clara, Mas A-Chen, Mas Ipin, mbak Witta dan temen2 yang mbaca postingan ini...hehe...

Rule of de game :
1. isikan daftar pertanyaan seperti di atas,jawabanya sesuaikan dengan kebutuhan,,maksudnya sesuai jawaban sendiri2 kata bu guru tidak di perkenankan menyontek kecuali kepepet
2. bagi sodara2 yang namanya tidak tercantum,jangan kecewa karena berhubung tangan dah agak pegel jadinya kurang maksimal...hehe
3. kalo ada pertanyaan yang kurang jelas bisa hubungi saya dengan memberikan komentar di bawah ini

selamat menikmati,

Lanjutin Bacanya...>>>

01 February, 2010

Jalan-jalan Di Jakarta

Pukul 07.20 pesawat GA 401 mendarat di BSH Tangerang (Tangerang lo bukan Jakarta). Lalu bingung mau naek apa ke wisma mulia gatsu Jaksel antara taxi atau shuttle bus xtrans. Setelah melihat taxi blue bird ternyata kosong akhirnya memilih shuttle bus xtrans yang ternyata lebih murah. 20 persen dari taxi dgn tujuan yang sama(dulu pernah naek taksi ke wismul menghabiskan 150 ribu).

Di tengah perjalanan. Ketemu sama mobil yang selama ini hanya bisa kuliat di layar kaca televis dan kali ini bedanya kuliat hanya dibatasi kaca shuttle bus dengan plat nomor RI 31 yang dikawal 1 motor polisi memakai jaket yang tampak kedinginan karena hujan. Mobil mewah itu dibeli ketika di kalimantan masih ada yang pergi ke sekolah tidak beralaskan kaki. Mobil yang juga dibeli di saat di NTT masih kekurangan air bersih, dan mobil yang dibeli di saat beberapa orangtua tega membunuh anaknya karena takut tidak bisa memelihara anaknya disebabkan kesulitan ekonomi. Hmmm ya sudahlah...

Di sepanjang perjalanan dengan shuttle bus aku melihat kemacetan kota Jakarta yang melegenda itu. Di pinggir jalan terlihat para pekerja sedang menunggu bus usang yang lewat untuk mengantar mereka ke tempat kerjanya. Di jam yang hampir menunjukkan pukul 08.00 itu mereka tampak terburu-buru menaiki bus karena takut keduluan sama penumpang lain yang berarti kemungkinan besar gak dapet tempat duduk. Bus yang non AC dan tampak berat sebelah karena tidak seimbangnya komposisi penumpang, melaju dengan lambat dan masuk ke kerumunan mobil menyatu dengan kemacetan yang sesaat dia lewatkan tadi. Bandingkan dengan dinginnya toyota crown ber AC super dingin dan tanpa macet pak mentri tadi.

Di sudut jalan yang lain beberapa mobil terlibat pertempuran klakson agar bisa masuk ke jalan yang sebenarnya cuma beda 2 m di depan ketika salah satu mobil mengalah di belakang. Saya bayangkan betapa emosi para joki kendali di dalamnya. Ya bandingin juga dengan crown saloon berpengawal itu.

Memang fenomena di Indonesia ini yang diwakili Jakarta masih jadi keprihatinan kita bersama, semoga saja lain kali ketika berkunjung ke Jakarta lagi perubahan sudah terjadi walaupun mmm mungkin masih lama...wah pusing juga mikirinnya...



Diposting dengan Telkomsel BlackBerry® Gitu loh

Lanjutin Bacanya...>>>

31 January, 2010

Duda Vs Janda

Barusan nonton Just-Alvin ada tiga kembang, imajinasipun berkembang bukan hanya duet ataupun trio, tapi aku mau bikin kesebelasan duda vs janda. Fenomena cerai di kalangan artis memang membuat miris. Tanpa sadar mereka sudah menjadi panutan sebagian besar masyarakat pencinta sinetron Indonesia (aku nggak loh ya...hehe..pembelaan diri).

Balik maning nang laptop, ini dia kesebelasannya....

Duda 's Team
Kiper : Ahmad Dhany
Bek Kanan : Al Amin
Bek Kiri : Adli Bragi
Bek Tengah : Tengku Rafli
Sweeper : Ahmad Suhaibi
Sayap Kanan : Glenn Fredly
Sayap Kiri : Tora Sudiro
Gelandang Bertahan : Surya Saputra
Tengah : Adjie Pangestu
Play Maker : Anang Hermansyah
Penyerang : Ariel
Forward : Pasha

Janda's Team
Kiper : Maia Estianty
Bek Kanan : Christina
Bek Kiri : Ikke Nurjanah
Bek Tengah : Tamara Bleszynski
Sweeper : Cici Paramida
Sayap Kanan : Dewi Sandra
Sayap Kiri : Yuni Shara
Gelandang Bertahan : Krisdayanti
Tengah : Reza Artamevia
Play Maker : Jill Gladys
Penyerang : Sarah
Forward : Okky

Mungkin teman-teman ada yang mau nambahin..???...huehuehue



Telkomsel BlackBerry® Gitu loh
Lanjutin Bacanya...>>>

30 January, 2010

100 hari,apaan tuh?

100 hari belum berarti apa-apa,ngapain juga menilai keberhasilan hanya dari 100 hari. Dan siapa juga yang menentukan 100 hari sebagai parameter.

Sebuah kapal besar bernama Indonesia gak mungkin bisa digerakkan hanya dalam 100 hari. Pembangunan pondasi mungkin bisa 100 hari dan bagi kita yang ngelihat hanya dari ilmu kita yang dangkal mana bisa ngelihat keindahan 'pondasi'. Mungkin hanya arsitek aja yang bisa menilai keindahan bangunannya dengan melihat pondasinya.

Jadi mendingan kita tunggu aja sambil memberikan masukan dan kritik cerdas kepada pemerintah. Anarkisme, kekerasan, brutalisme, bentrok dengan aparat gak akan pernah sampe kapanpun merubah negara ini. Malah akan semakin parah karena negara kita terlanjur go public alias kondisi ekonomi kita terlanjur tergantung pada pergerakan dollar. Semakin tidak kondusif negara kita maka semakin parahlah keadaannya.

Tapi apakah ada yang berpendapat lain?
Telkomsel BlackBerry® Gitu loh
Lanjutin Bacanya...>>>

29 January, 2010

Alhamdulillah..Masih Bisa Sibuk

Mungkin aku jadi orang tersibuk dunia..bukan bermaksud sok sibuk tapi kok ya pas hari ini semua deadlinenya. kondisi pun mendukung untuk menjadikan sebagai yang tersibuk di dunia versi majalah thariq edisi I bulan 1 tahun 2010. Dengan cover yang seadanya majalah itu menobatkan aku secara aklamasi menjadi orang tersibuk di dunia.

Nggak ada alesan pasti kenapa kok bisa jadi sibuk hari ini ya...yang jelas semua kegiatan yang melibatkan aku di dalemnya menumpuk di hari ini. Program jualan, rencana bisnis, deadline kerjaan kantor, dan rutinitas penjemputan istri pun ikut mengisi kesibukanku hari ini. Miting program jam 11, Jemput istri jam setengah 12, jumatan jam 12, miting bisnis jam 13.30, dilanjut dengan deadline kerjaan kantor jam 15.00. Wow kok bisa numpuk di siang gitu ya.. Ya banyak sebabnya pertama jemput istri memang sudah rutinitas, yang kedua miting STAR dilakukan lebih cepat yang harusnya sore karena yang bersangkutan ternyata sorenya harus pulang kampung, miting bisnis melakukan perjanjian di luar sepengetahuanku jadi ya harus ikut, dan terakhir deadline kerjaan dilakukan karena salah satu temen kantorku yang seharusnya mengerjakan harus kerja di luar kantor. Dan yang paling fenomenal adalah resignnya salah satu rekan kerjaku yang biasanya menangani kerjaan yang paling menyita waktuku. Cocok sudah semuanya... menumpuk.

Sore ini akhirnya semua kelar, walopun sedikit diomelin istri karena telat jemput dan lupa membelikan makan siang, lalu menitipkan kerjaan kantor yang memang sudah kukerjakan untuk dikirimkan ke manajerku. Dan rutinitas handling complain bisa kukerjakan besok (berhubung dah jam 5 dan pengen ngajak jalan istri yang lagi ngambek gitu...huehue). Piuh...alhamdulillah aku masih bisa sibuk, itu artinya Sang Maha Pencipta masih memberikan sumber penghasilan yang halal.

Ada satu pepatah lama mengatakan bahwa “semakin sibuk seseorang maka semakin pintarlah dia”, karena memang jika terlalu santai bisa jadi merupakan pembodohan perlahan. Dan ada juga pepatah lain “otak ibarat pisau, jika tidak sering diasah akan tumpul”. Kesibukan baik itu kegiatan di kantor,sekolah, organisasi, blogging, browsing, membuat otak kita terasah dibanding dengan hanya bersantai ria tanpa ada kerjaan apa – apa. Maka dari itu persibuklah diri sendiri sebelum kita sibuk mencari bagian otak kita yang hilang karena terkikis oleh waktu setiap harinya.

Lanjutin Bacanya...>>>
 

Kunjungan Sahabat

Catatan Sederhana Rewied Copyright © 2010 Sponsored by Telkomsel