Thursday, November 5, 2009

Big Four To Seven (Roda Itu Berputar)

Dah lama nih gak nulis tentang salah satu hobi saya yaitu soccer. Memang sih beberapa waktu lalu saya pernah menulis tentang soccer dengan Keita sebagai objeknya. Tapi itu khan tulisan detik dot com yang saya copas dari situs mereka. Nah sekarang ini nih saya mau nulis murni tentang pendapat saya sendiri nih. Boleh percaya boleh tidak cuma memang harus dibaca..wkwkwk..maksa banget yak... ya gpp lah yang penting happy dan kali ini saya cuma mau ngasih pendapat tentang sirkulasi roda di tim – tim liga Inggris yang tahun ini memasuki usia ke 121 tahun kompetisi sepakbola tertua ini. Wow tua banget yak..jangan2 kompetisi ini ada hubungannya dengan perang dunia I dan II?hahahaha...ah tapi bukan itu yang mau saya bahas di sini. Yah kita tahu lah filosofi roda yang kadang di atas kadang di bawah. Nah menurut pendapat saya nih hal itu sekarang sedang terjadi di liga Inggris. Loh kenapa? Ya begini loh ceritanya..mmm..pada suatu hari di hari minggu kuturut ayah ke kota naik delman istimewa kududuk di muka..halah gak nyambung..kembali ke laptop...

Begini loh melihat pergerakan klub – klub liga premier Inggris, rasa2nya kok nggak layak lagi ya nama big four dipake di liga Inggris. Saat ini tim – tim yang dulunya dianggap klub menengah seperti Manchester City,Tottenham Hotspurs dan Aston Villa mulai masuk mendominasi liga premier Inggris menemani Arsenal, Manchester United,Liverpool dan Chelsea. Kok ya jadi mirip seperti di Italia beberapa tahun lalu. Saat itu Juventus,Inter Milan, AC Milan,AS Roma,Fiorentina, Udinese dan Lazio sangat mendominasi Lega Calcio. Saat ini liga premier Inggris juga tengah memasuki era Magnificio Seven atau kalau mau ngambil bahasa Inggris ya Big Seven lah. Dalam 2 tahun terakhir 3 tim kuda hitam yang tidak sehitam masa lalunya (halah) mulai tumbuh besar dan kuat, menggebrak dan mampu menembus 7 besar liga Inggris bahkan masuk 4 besar. Hal ini didukung juga dengan amunisi yang mumpuni dan bahkan salah satu tim kuda hitam saat ini didukung dengan aliran dana yang besar dan segar. Tengok saja bagaimana Manchester City ‘menculik’ punggawa anyar nan mahal karena didukung seorang pengusaha Etihad dari UEA dengan dana lebih dari 80 Milyar musim ini. Sedangkan dua tim lagi didukung oleh pemain muda berbakat bintang dan pelatih yang berpengalaman dan mumpuni. Martin O’neill di Villa dan Harry Redknapp di Spurs, sedangkan di City Mark Hughes memang belum berpengalaman namun dengan dukungan dana yang melimpah bisa mempermudah kerja Hughes dalam meramu tim.

Memang sih masih terlalu dini nama Big Seven digembar gemborkan, namun indikasi – indikasi tersebut mulai terlihat keluar terutama di musim ini. Tengok saja bagaimana City, Spurs dan Villa mampu mengalahkan anggota big four seperti Arsenal dan Liverpool. Jika tim – tim big four tidak berbenah, maka di akhir musim 3 tim kuda hitam mungkin akan menembus hegemoni keangkeran big four dan memaksa para pengamat memunculkan big seven dalam analisa mereka. Atau malah istilah big four tetap dipakai namun tim – tim pengisi bigfour akan berubah drastis???bisa saja dan hal ini sangat mungkin sekali cepat atau lambat.

Tengok saja daftar juara liga champion dan juara liga Inggris, bagaimana dulu di permulaan liga Inggris tim – tim seperti Everton, Sunderland, Sheffield Wednesday,Nottingham Forest, Newcastle United, dan Aston Villa mampu secara berganitan menjuarai liga Inggris dan bahkan liga champion eropa. Lalu tahun 60-an Liverpool mulai mendominasi sampai akhir tahun 80-an. Dan setelah sir Alex masuk tahun 1986 maka dominasi Liverpool ditendang oleh ManU. Namun hegemoni MU mampu diimbangi oleh Arsenal setelah Wenger masuk tahun 1996. Dan 5 tahun terakhir MU,Liverpool dan Chelsea bergantian menjadi juara baik di Eropa dan Liga Inggris. Dan sekarang??? bisa aja istilah bigfour yang muncul di awal tahun 2000 ini berubah lagi dan mampu ditembus oleh tim – tim di bawahnya. Semua itu mungkin dan roda mungkin aja telah berputar sekarang.

Siapa tahu? Karena bola itu bundar.... Apalagi bola yang bundar ada di atas roda yang berputar?? Hmm gak nyambung lagi...


Baca Selanjutnya...

Monday, November 2, 2009

why KPK dvs POLRI ? so what gitu loh...


Sebenernya males banget nih mau nulis tentang KPK vs POLRI...eh bukan versus ding tapi diversuskan. loh kenapa milih kata diversuskan?? ya ntar saya ceritain deh kenapa POLRI dan KPK diversuskan dari sudut pandang keawaman saya loh ya...

Sebenernya kasus ini bener2 membuat kita2 masyarakat pusing 8 keliling, karena kesannya memang tidak ada yang mau kalah. Satu sama lain saling mengungkap bukti dan pernyataan masing - masing. Setiap hari ada aja yang konpers, dan ada aja pengamat politik yang dimintai komentar. Sebenernya apa sih kasus ini?? apa dah pada nggak sadar ya bahwa semua komentar itu dan semua bukti - bukti itu hanya santapan manis buat media dan santapan pahit buat masyarakat umum. Seharusnya kalo memang punya bukti dan punya komentar yang bener ya diungkapkan aja di pengadilan kenapa kok repot - repot komentar dan sesumbar di media massa? Saya mengutip dari ketua TPF kasus ini, Adnan Buyung Nasution menyatakan bahwa pertarungan sebenarnya ada di pengadilan bukan di media massa.

Yup saya setuju sama sekali dengan pernyataan bung Adnan tersebut memang pertarungan itu di pengadilan. Kalau memang punya bukti dan menyaksikan awal dan sebab kasus ini ya jadilah saksi di pengadilan. Itulah kenapa saya tidak suka dengan talkshow di media TV yang membahas tentang kasus - kasus tertentu. Misalnya tentang kasus Antasari, kasus cicak dvs buaya, kasus lumpur lapindo, kasus korupsi bank century, dll. Karena semua talkshow itu ujung2nya adalah menggiring opini masyarakat yang awam dan yang kurang mengetahui kasus tersebut menjadi pendukung salah satu pihak. Dan pengetahuan yang dangkal dari masyarakat ini menumbulkan konflik baru di masyarakat yang pada akhirnya secara tidak sadar dibenturkan dengan sesama saudara sendiri hanya karena suatu kasus yang kurang pemahamannya. Padahal Allah telah memperingatkan dengan tegas tentang bahaya latah informasi ini di salah satu ayatnya yang kebetulan baru saya baca kemarin. Dalam surat Al-Hujurat ayat 6 Allah memperingatkan kepada kita :

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

Ayat ini sangat jelas kepada kita bahwa berita - berita yang berseliweran di seluruh media yang ada harus diteliti terlebih dahulu, palagi kita tidak tahu yang membawakan berita itu fasik atau tidak. Mengenai fasik atau tidak ini tidak akan saya bahas di sini karena memang kekurangtahuan saya nih tentang bahasan ini..hehehe..muup ya.. Yang jelas Allah memperingatkan kita untuk selalu mengkaji, meneliti sebuah berita sehingga kita tidak menyesal di kemudian hari karena ternyata salah bersikap. Tentunya pengkajian dan penelitian suatu berita kita lakukan jika kita memiliki kemampuan, kalo tidak ya lebih baik diam saja dan jangan asal bicara. Mudah2an saya juga tidak asal bicara juga ya.mohon maaf kalo ada kesalahan bicara saya..hehe..

Yang jadi perhatian saya adalah timbulnya dua grup di salah satu situs jejaring sosial fesbuk yang mendukung kedua kubu. Dan ndilalah kok banyak sekali anggotanya yang latah ikut2an atau memang sekedar memberi dukungan terhadap salah satu kubu dan pertumbuhan jumlah fesbuker bergerak sangat cepat setiap harinya? hey pliss think about it before join it. Saya sangat setuju dengan pernyataan salah satu rekan kerja saya Anhari bahwa memang seharusnya kita tidak ikut2an salah satu grup pendukung tersebut karena memang kita tidak tahu mana yang benar. Karena kita tidak tahu kenapa kita harus mendukung salah satu??ayolah pliss think deeper and deeper. Bisa jadi ternyata grup itu dibuat salah satu kreator yang iseng, atau malah bertujuan lebih jahat lagi yaitu pembenturan antara satu masyarakat dengan masyarakat lain sehingga timbul suatu konflik.

Dan bahaya latah grup fesbuker atau grup2 tidak terlihat lainnya yang timbul di dada setiap manusia Indonesia ini bisa menimbulkan mosi tidak percaya terhadap salah satu kubu, ada masyarakat yang tidak percaya terhadap POLRI, ada masyarakat yang sangsi terhadap kemampuan KPK dan ini terus bertambah dan bertambah jumlahnya. Sehingga pergerakan masyarakat di bawah bisa jadi lebih besar dan tidak kelihatan dibanding dengan yang terlihat sekarang di level atasnya. Ketidak percayaan masyarakat ini bisa mengakibatkan POLRI dan KPK kehilangan kredibilitasnya dan disangsikan kemampuannya, sehingga siapakah yang senang dengan semua ini?? jawabannya adalah koruptor dan maling. Sebuah skenario yang dahsyat bukan?

Tapi apa boleh buat itu sudah terjadi, dan saya ingin kita semua tidak ikut-ikutan membesarkan masalah ini. Biarkan saja pengadilan dunia menunjukkan kebenaran kalo memang semua berlaku adil atau kalau memang tidak di dunia ini nanti saja di pengadilan akhirat yang lebih dahsyat dan lebih adil. Pengadilan akhirat yang hukumannya kekal dan mengerikan bagi yang salah dan anugerah yang tak terbayangkan indahnya bagi yang benar. Kalau saja semua pihak yang terlibat dalam kasus ini berpikir jauh melewati batas dunia tentu saja kita tidak perlu mengganti channel televisi hanya untuk mencari acara yang menghibur dan mendidik, dan kita tidak perlu mengeluarkan energi lebih banyak untuk sekedar mengelus dada atau mengerenyitkan dahi. Saya sangat setuju sekali dengan ceramah ust Yusuf Mansur tadi pagi, ayolah kita jangan ikut ribut - ribut, kita doakan saja semoga POLRI dan KPK lempeng, mulai dari pucuk pimpinan yaitu SBY sampai tingkat kelurahan dan RT/RW lempeng dan kita masyarakat juga ikut diberikan kelempengan di dunia dan kelempengan di akhirat..Amin

Oh ya mau menuhin janji di awal...kenapa ya POLRI bisa diversuskan dengan KPK..ada beberapa alasan yang secara awam saya lihat :
1. KPK menjadi besar dan besar secara organisasi dan wewenang, sehingga KPK bisa menangkap langsung di tempat yang itu biasanya dilakukan POLRI. Awalnya POLRI tenang - tenang saja tetapi mungkin ada oknum yang melihat ini sebagai bahaya sehingga ditimbulkanlah konflik seperti sekarang.
2. Koruptor yang memiliki kekuasaan dan kekuatan merasa khawatir dengan pergerakan KPK yang bertanggungjawab langsung kepada presiden ini bergerak begitu ligat dan cepat, sehingga hendak membenturkan lembaga KPK ini dengan lembaga lain yang sama kuat atau bahkan lebih kuat sehingga pergerakan KPK bisa berhenti dan lembaga yang paling memungkinkan adalah POLRI.
3. mmmm..belum ketemu lagi alesannya..hehehe...

dah ah segitu dulu aje..ntar deh dilanjutin lagi...

Baca Selanjutnya...

Friday, October 30, 2009

Hebat nih Keita...seorang pesepakbola muslim, satu negara dengan Kanoute yang jadi bintang di Liga Spanyol bersama Barcelona.


Senin, 26/10/2009 04:53 WIB


Keita Tiga, Barca Gasak Zaragoza
Narayana Mahendra Prastya - detiksport

Tiga Bintang untuk Keita Barcelona - Barcelona kembali merebut klasemen sementara usai mencatat hasil meyakinkan yakni melipat Real Zaragoza 6-1. Bintang kemenangan Barca adalah Seydou Keita yang mencetak hattrick.

Barcelona menjamu Real Zaragoza di Camp Nou, Senin (26/10/2009) dinihari WIB. Bintang kemenangan Barca adalah gelandang Seydou Keita yang memborong separuh dari seluruh gol Azulgrana. Sedang sisanya diciptakan Zlatan Ibrahimovic dua gol dan Lionel Messi satu gol. Gol konsolasi Zaragoza diciptakan Jorge Lopez.

Kemenangan ini kembali bertahta ke puncak klasemen sementara dengan poin 22 unggul tiga angka atas Real Madrid.

Baca Selanjutnya...

Wednesday, October 28, 2009

SOEMPAH PEMOEDA




Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA


Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA


Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA


Djakarta, 28 Oktober 1928
Baca Selanjutnya...
Z