08 May, 2018

Khan Race Lari itu begini

Ada insiden race lari di Jogja yang melewati suatu kampung pesantren dan pelari wanita yang berpakaian membuka aurat dipukul bagian sensitifnya oleh pemuda sekitar di desa tersebut. Berita ini tidak sepenuhnya saya percaya karena berita ini datang dari media media mainstream dengan judul2 provokatif yang belum tentu sesuai dengan kejadian sebenernya. Namun dari video yang terlihat adalah seorang bapak tua yang memarahi seorang pelari wanita yang berpakaian membuka aurat. 

Saya berkomentar bapak ini sedang melakukan nahi munkar, karena aurat wanita tidak layak dipertotononkan kepada setiap manusia manapun selain mahramnya. Mudah2an wanita tersebut diberi hidayah oleh Allah, karena bapak itu benar dan dengan caranya sendiri. Walalupun caranya memang saya pribadi kurang setuju karena terlalu cepat dan kasar yang menyebabkan multi tafsir dari kalangan masyarakat. 

Tapi yang ingin saya fokuskan adalah bagaimana respon masyarakat tentang kejadian itu, sebagian besar menuduh masyarakat lokal yang kurang empati dan membela wanita yang membuka aurat. Inilah Islam yang sudah asing di kalangan umat Islam sendiri. Syariat Islam untuk menutup aurat wanita kecuali untuk mahramnya menjadi seperti disalahkan di masyarakat mayoritas Islam ini.. Semoga Allah selalu memberi hidayah bagi saya pribadi dan saudara saudara semuanya.

Dan ini semakin memperkuat diri saya pribadi untuk tidak lagi mengikuti Race Lari, karena aurat dan kemaksiatan lain mengancam di event2 tersebut

No comments:

Post a Comment

Ayo ayo sobat sobat dikomentarin ya....
kalo istilah iklannya sih "komentarmu mengalihkan duniaku" kekekeke....

Arsip Blog

Sahabat Blogger

Sahabatku