12 March, 2009

Bali..is it the true paradise?

Bali adalah wilayah yang terkenal di seantero dunia, saking terkenalnya orang2 barat lebih mengenal Bali daripada Indonesia. Saya teringat cerita pak Hermawan guru biologi saya ketika beliau melancong ke Prancis. Ada seorang guru asal Prancis yang bertanya kepada beliau tentang Indonesia. Guru asal Prancis tsb bertanya 'anda dari Indonesia di Asia Tenggara?' Ya betul jawab guru saya..lalu guru Prancis tsb bertanya 'Indonesia tuh dimananya Bali ya?' guru biologi saya menjawab dgn beranologi 'seandainya baju saya ini adalah Indonesia maka Bali itu adalah kantong ini' sambil menunjukkan kantong bajunya. Mungkin ini gambaran kecil bagaimana Bali dan Indonesia di mata dunia. Yah Bali lebih terkenal dari Indonesia. Bali terkenal dengan keindahan alamnya,keramahan orang2nya, bla bla bla..
Itu juga yang saya pikirkan ketika pertamakali mendengar nama Bali. Jadi tidak salah dong ketika aku mendapatkan SK penempatan lokasi kerjaku adalah Bali hatiku senang bukan main, karena kali ini akan mengunjungi wilayah paling terkenal di Indonesia. keadaan itu terus terpatri ke dalam pikiranku bahwa Bali adalah wilayah yang Indah.
Begitu menginjakkan kaki pertamakali di bandara ngurah rai memang terlihat keindahan alamnya,malah sudah terlihat dari pesawat sesaat sebelum mendarat. Keramahannya orang2nya pun benar2 kelas international sewaktu di bandara. Sebulan dua bulan aku sering diajak jalan2 oleh teman sekantor menikmati keindahan alam dan 'isinya'. Memang keindahan alam Bali tidak menyangsikan kita untuk menyebut Bali sebagai parameter wisata Indonesia, tetapi 'isinya' eit nanti dulu. Isi Bali adalah turis mancanegara dan domestik. Ada semacam hukum tidak tertulis bahwa di Bali kita bebas mengekspresikan diri, ekspresi kata2,ekspresi sikap dan ekspresi mode/fashion. Tidak sekedar turis mancanegara yang bebas, tetapi juga turis lokal juga bebas. Bahkan banyak artis2 lokal yang hendak liburan ke Bali hanya untuk mengekspresikan diri mereka,mereka ingin 'telanjang'..berbikini..berciuman bebas dgn pasangan yg bahkan nonmuhrim di tempat umum dll. Xpresi yang kalo diterapkan di daerah lain selain di Bali akan dicibir,ditolak masyarakat lingkungannya.
Xpresi yang bagi muslim spt saya adl xpresi yg salah,xpresi yg menafikkan aturan2 ilahiah,xpresi yg jauh sekali dr norma2 agama dan sosial. Begitu mudahnya wanita yg dulunya sekolah di sekolah islam melepas jilbab yg telah dipakainya bertahun tahun,hanya karena lingkungannya yg mayoritas tdk berjilbab. Astaghfirullah..fenomena apa ini?apakah segitu mudahnya keimanan ditanggalkan hanya demi sebuah pengakuan?. Hal hal ini membuat hati saya tidak nyaman. selain 'isi' di atas, ada juga isi yang lain yaitu BabI dan Anjing. Dua hewan yang menurut saya sangat menjijikkan. Anjing di kota denpasar bagaikan ayam di Jawa,bebas berkeliaran di lingkungan sekitar,lampu2 merah,jalan2 protokol,lapangan olahraga,gang2 sempit,dll. BabI di kota memang jarang bahkan tdk ada, tapi kalo udah di kabupaten2 BabI layaknya anjing di kota.. bebas 'berxpresi'. Bahkan di rumah2 makan BabI adl menu utama dr hampir di seluruh pengusaha makanan nonmuslim di Bali. Ini adl slh satu faktor lain yang membuat kenyamanan saya terganggu. Orang2nya?ada satu peristiwa yg agak menyangsikan saya terhadap keramahan org Bali,suatu waktu saya diundang dlm sebuah buka bersama di rmh tmn sekantor, dan rumahnya memang terletak di jalan yang belum pernah saya lewati. Jadilah saya bertanya kpd org2 sekitar alamat tmn itu. Dan ada satu ibu2 yang masih dgn pakaian adat Balinya yang saya samperi utk bertanya. Sesaat saya melihat mata ibu tsb melihat wanita di belakang saya yang merupakan istri saya yang memakai jilbab. Sesaat kemudian muka ibu itupun berubah signifikan menunjukkan sikap tdk bersahabt, sesaat itu pula saya bertanya dan benar saja ibu tsb lgsg memalingkan wajah seketika dan menjawab dengan sinis 'tidak tahu'. Apakah ini Bali yang dikenal dgn toleransi agamanya?apakah ini ada hubungannya dgn Bom Bali yang menuduh agama islam mengajarkan kekerasan?astaghfirullah...
Terlepas dari semua kecacatan itu Bali memang memiliki alam yang mempesona, andaikan Bali adalah wilayah mayoritas muslim, maka saya yakin saya akan betah di sini. Tapi selama itu belum tercapai, saya akan berdoa 'Ya Allah,hamba mohon mutasikan hamba ke daerah mayoritas muslim'..Amin..

No comments:

Post a Comment

Ayo ayo sobat sobat dikomentarin ya....
kalo istilah iklannya sih "komentarmu mengalihkan duniaku" kekekeke....

Arsip Blog

Sahabat Blogger

Sahabatku