08 May, 2009

Ada misteri dibalik tindakan papa

Ada misteri dibalik smua sikapnya. Contohnya....Sejak kecil sampe sekarang papa jarang sekali mengajak mama dan anak-anaknya jalan-jalan keluarga di akhir pekan. Kalopun pernah itu pasti karena ada saudara papa atau mama yang berkunjung ke rumah sehingga papa mengajak jalan-jalan. Sebaliknya setiap akhir pekan semenjak aku SMP papa selalu mengajakku pergi berkebun di gunung hanura. Kadangkala aku bandel juga untuk tidak ikut berkebun hanya untuk bersenang-senang bermain sepakbola di santiago berdebu alias lapangan SMUku. Kalo aku melakukannya pasti papa mendiamkanku. Aku sih cuek aja..hehe...

Contoh lainnya lagi, papa tidak pernah mengizinkan aku untuk ikutan study tour sekolahan. Waktu SMP diajak study tour oleh sekolahan ke Jogjakarta aku tidak diizinkan karena waktu itu memang biayanya yang mahal. Lalu sewaktu SMU sekolahpun mengajak study tour ke Jogja dan Bali akupun tidak diizinkan karena memang biayanya juga sangat mahal. Aku menerima saja dan menyembunyikan keinginanku itu dalam-dalam.

Contoh kemisterian sikap papa adalah papa yang selalu menyekolahkan anak-anak saudaranya, baik itu keponakan, sepupu, cucu, atau yang lainnya. Bahkan papa tidak segan-segan menyekolahkan dua sampai 5 orang saudaranya dalam setahun. Padahal papa dan mama hanya sebagai guru SMK dan SMA yang pada waktu itu gajinya masih miris sekali. Dapet darimana coba uangnya....??

Contoh lain dari kemisterian tindakan papaku adalah papa selalu berburu tanah yang lokasinya tidak rame dan aku pikir itu tidak akan berkembang, seperti daerah rawa-rawa, jauh dari pinggiran kota dan kebun-kebun kelapa. Walaupun harganya murah tapi apakah tanah itu akan laku dijual di masa yang akan datang??wallahua'lam..aku tidak mengerti jalan pikiran papaku. Sementara ibuku hanya berkata 'ya sudahlah terima aja'.

Tapi setelah dewasa akupun mengerti akan apapun yang papa sudah lakukan.

Akhir pekan yang jarang sekali kami lakukan itu ternyata ada tujuannya. Papa tidak ingin kami bersikap seperti orang kaya yang punya banyak waktu untuk liburan. Papa ingin agar akhir pekan kami menjadi produktif dengan berkebun sekaligus berwisata karena kebun kami yang ada di atas gunung. Papa juga ingin mengajarkan kepada kami makna kehidupan lewat tumbuh-tumbuhan di kebun kami. Luar biasa, dulu sewaktu diajarkan aku menerimanya dengan berat hati dan sedikit tidak senang. Tetapi ternyata ketika dewasa aku bersyukur karena tumbuh-tumbuhan itu muncul satu persatu di setiap fase kehidupanku. Di ujian tulisku di SMA tumbuhan itu muncul lewat biologi, di universitas tumbuhan itu muncul lewat aplikasi-aplikasi cocok tanam sewaktu KKN..subhanallah..terimakasih papa.

Ketika study tour itu gagal kuikuti ternyata papa punya maksud lain soal hal ini. Tentunya ketika gagal mengikuti study tour itu aku akan punya keinginan untuk ke sana suatu hari. Keinginan yang akan berubah menjadi tekad dan bahkan azzam yang kuat dan bulat agar aku bisa berkunjung ke sana. ya azzam itu sangat bulat dan diiringi doa kepada Allah akupun bisa melenggang ke Jogja dan Bali. Aku diterima di salah satu PTN di Jogja jurusan Teknik Industri. Alhamdulillah aku berkunjung ke Jogja bukan sekedar jalan-jalan tapi juga sekaligus menuntut ilmu untuk menggapai cita-citaku. Tidak hanya itu setelah lulus PTN tersebut dan menganggur selama 9 bulan 10 hari akupun diterima di salah satu anak perusahaan BUMN dan ditempatkan di Bali..subhanallah tempat yang menjadi kunjungan teman-teman SMA dulu sewaktu study tour. Alhamdulillah...Allah punya rencana lain dulu sewaktu aku ditolak mentah-mentah oleh papa ikut study tour. Terimakasih Allah..terimakasih papa.

Kemisterian yang terungkap lagi adalah kebiasaan papa yang selalu menyekolahkan saudara-saudaranya. Ternyata saudara-saudara yang disekolahkan tadi rata-rata adalah dari keluarga miskin dan anak yatim..subhanallah. Papa mampu mengaplikasikan ayat-ayat Allah yang memerintahkan agar memuliakan anak yatim. Dan Allah menepati janjinya sebanyak apapun saudara yang disekolahkan, rezeki papa selalu lebih dari cukup, selalu lebih dan bahkan mampu berinvestasi tanah, kebun, dll. Subhanallah..Selain itu doa-doa anak yatim adalah makbul insya Allah...u'r great papa...

Satu lagi misteri yang terungkap adalah tanah yang tadi dibeli papa ternyata punya potensi sangat bagus karena kawasan di sekitar tanah yang dibeli tadi sekarang setelah 15 thn menjadi kawasan perumahan, menjadi kawasan pertumbuhan pinggiran kota, dll. Otomatis harga tanahpun melonjak tajam dan otomatis membuat papa jadi tuan tanah di kawasanku. Alhamdulillah..

Sekarang setelah 20 tahun berlalu papa telah menghajikan nenek di 2006. Dan insya Allah akan menghajikan mama dan uak di 2010. Subhanallah..dengan gaji pas2an sebagai guru ditambah spekulasi jual beli tanah papa bisa.

Papa engkau telah mengajarkanku bagaimana menjadikan hidup yang sementara ini menjadi begitu berarti. Engkau telah mengajarkan bagaimana menjadi tumpuan dan tuntunan bagi anak-anak dan bahkan bagi saudara-saudara kita. Engkau mengajarkan kepada kami anak-anakmu untuk menjalani hidup lebih baik lagi di masa yang akan datang. Terimakasih papa..

Segunung harta tidak akan mampu membalas kebaikanmu, kami sebagai anak-anakmu akan selalu berdoa kepada Allah agar kebaikan selalu untukmu dan Allah selalu menuntunmu untuk selalu di jalan-NYA..Amin ya Allah..

No comments:

Post a Comment

Ayo ayo sobat sobat dikomentarin ya....
kalo istilah iklannya sih "komentarmu mengalihkan duniaku" kekekeke....

Arsip Blog

Sahabat Blogger

Sahabatku