30 December, 2009

1430 to 1431 H...2009 to 2010 M

Kenapa aku gak seberuntung mereka? (masalah keturunan)
Aku tau jawabannya...karena mereka tidak melakukan dosa sebesar kamu..

Kenapa aku susah sekali seperti mereka ? (keturunan lagi)
Aku tau jawabannya..karena kamu selalu mengulangi kesalahan yang telah kamu ketahui dosanya

Kenapa cobaan mereka tidak seberat aku? (keturunan meneh)
Yang ini aku juga tau jawabannya...karena kamu tidak mengetahui sama sekali, lagipula dengan keluasan pengetahuanmu tidak menjadikan kamu rendah hati malahan cenderung sombong dan mau menang sendiri

Kenapa aku masih aja seperti ini? (emosi,sikap dan perilaku)
Aku juga tau jawabannya...karena kamu seringkali tidak bersyukur dengan apa yang kamu miliki sekarang...istrimu, kendaraanmu, rumahmu, Hpmu semuanya terus saja kamu kritik sendiri (walopun dalam hati)


Kenapa aku susah sekali bertaubat? (sikap di hadapan Allah)
Kalo yang ini aku juga tau jawabannya..karena kamu seringkali melanggar apa yang kamu ikrarkan sendiri...kamu sering melupakan janjimu sendiri..

Kenapa aku susah berubah? (hubungan antar manusia)
Aku juga tahu jawabannya...karena kamu selalu saja melihat oranglain sebagai “panutan”, kamu selalu melihat orang lain sebagai parameter dirimu sendiri...

SOLUSINYA ???
Ini kembali lagi pada janji-janjimu dulu...

- Jauhi penyakit Mata
- Jauhi penyakit nafsu wanita yang bukan muhrimmu
- Jauhi penyakit nafsu harta (HP,kendaraan,rumah,dll)
- Tetapkan pilihanmu pada pilihan karena Allah
- Belilah apa yang kamu butuhkan bukan apa yang kamu inginkan..atau dengan kata yang lebih sederhana..JANGAN LAPER MATA
- Ingatlah Janji yang kauucapkan sendiri, kalau perlu dicatat
- Penuhi kebutuhan batin istrimu..dia butuh bicara lebih daripada sekarang..dengarkanlah ceritanya dengan seksama, bicaralah selalu dari hatimu ke hatinya
- Buat semua orang di sekitarmu senang, jangan pilih kasih
- Selalu gunakan akal sehat dan kepala dingin, jangan emosi di setiap kesempatan..apalagi ketika berkendaraan
- Last but not least...sertakan ALLAH dalam setiap gerak gerikmu, setiap hembusan nafasmu, setiap kedipan matamu, setiap detik waktumu.


RESOLUSI 1431 H dan 2010 M INI DIBUAT UNTUK DIBACA KEMBALI (ketika lupa)


29 December, 2009

CURHAT KETIDAKADILAN

Luna Maya, Prita Mulyasari, Nek Minah adalah beberapa orang yang berhasil masuk berita karena dikasuskan oleh yang “merasa” dirugikan.

Luna Maya VS PWI

Prita Mulyasari VS OMNI International

Nek Minah VS PT Rumpun Sari Antan

Pasal pencemaran nama baik jadi dasar untuk mengkasuskan dua dari tiga besar berita tersebut. Sedangkan Nek Minah terkena pasal pencurian. Luar biasanya orang – orang yang mengkasuskan hal – hal kecil tersebut sampai harus minta lembaga resmi untuk menyelesaikan kasus mereka.

Prita mengirim email mengenai keluhan tentang pelayanan RS OMNI International. Luna Maya membuat status di twitternya menghina infotainment, dan Nek Minah mencuri tiga buah kakao senilai Rp.2.100 di kebun milik PT.Rumpun Sari Antan. Wow...hal – hal sepele yang mampu dibuat besar dan memusingkan pemirsa televisi dengan berita – beritanya.


Seharusnya orang – orang yang membesar – besarkan masalah tersebut harus membaca sejarah. Sejarah tentang manusia mulia pilihan Allah SWT yang hidup 14 abad yang lalu. Bagaimana beliau dihina, dicaci, dimaki, dilempari kotoran hewan, dilempari batu, diludahi, dan hal – hal hina lainnya. Dan apa reaksi beliau??? Orang yang sering meludahi beliau ketika sakitnya dijenguk, nenek –nenek yang sering menghina beliau disuapi makanan setiap hari, orang yang hendak membunuh beliau di bantu permakamannya. Setiap hari beliau mendapat perlakuan seperti itu dan setiap hari pula belia memaafkan mereka dan bahkan beliau tidak pernah mengeluh. Bisa saja malaikat Jibril yang sebenarnya berkeinginan untuk membantu beliau untuk memusnahkan orang – orang yang sering menyakiti beliau tetapi hal tersebut ditahan oleh Rasulullah SAW. Subhanallah sebuah tindakan mulia yang pada hari ini sangat langka. Masya Allah...

Lalu apakah itu hanya menjadi bagian dari sejarah? TIDAK... beliau adalah teladan sejati kita, teladan sepanjang zaman yang tidak lekang oleh waktu. Allah mengabadikan beliau dalam firmannya surat Ali Imran ayat 31 :

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
[3:31] Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku(Muhammad), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Lalu apakah meja hijau menjadi satu – satunya jalan penyelesaian masalah??? Wow..hukum yang dibuat manusia yang banyak salah dan banyak lupa menjadi suatu panutan untuk penyelesaian masalah. Yang bahkan kemungkinan besar manusia pembuat hukum tersebut tidak bisa menyelesaikan masalahnya sendiri??? Gimana mau menyelesaikan masalah orang lain?

Itulah zaman sekarang, masalah kita sudah banyak, mengapa harus diperbesar lagi dan kenapa harus diperumit lagi. Menyelesaikan masalah antara dua orang saja susahnya minta ampun apalagi menyelesaikan masalah dengan memakai jasa orang ketiga? Wih wih ditambah lagi dengan orang keempat dalam hal ini pemberitaan media.

Kalo dulu Khalifah Umar Bin Khattab rela berkeliling desa malam hari untuk melihat keadaan masyarakat di bawah pimpinannya. Beliau rela mengangkut sekarung gandum untuk diberikan kepada sebuah keluarga yang kelaparan. Beliau dengan tenang tidur di pelataran masjid tanpa harus ada penjagaan super ketat dari paspampres ataupun intelijen. Bahkan khalifah Umar mendapatkan jodoh untuk anaknya dari rakyatnya yang miskin dan jujur.

Jika sekarang??? Pemimpin kita lebih sering mengunjungi luar negeri daripada rakyat sendiri. Pemimpin kita senang sekali mengunjungi rakyatnya beserta para pengawalnya dengan penjagaan super ketat. Pemimpin kita takut tidur di pelataran masjid hanya karena gengsi. Pemimpin kita lebih rela menyuruh bawahannya membawakan bebannya daripada membawa sendiri. Bahkan pemimpin kita senang sekali membuat baju khusus untuk suatu acara dan akan membuat lagi baju khusus lainnya untuk acara yang lain. Dan bahkan pemimpin kita lebih memilih menjodohkan anaknya dengan artis ataupun anak konglomerat kaya yang suka mengumbar aurat daripada dengan wanita berjilbab berakhlak mulia, bersahaja dan sederhana yang menjaga agama tetap dalam dada perilakunya.

Kalo dulu di masa kepemimpinan cucu Umar bin Khattab yaitu Umar bin Abdul Aziz, penerima zakat adalah sebuah kelangkaan, kalo sekarang pengemis dan anak – anak jalanan menjadi pemandangan biasa di kota – kota besar. Dan zakat menjadi sesuatu yang mistis yang dijauhi banyak pihak karena minimnya pengetahuan tentang penyalurannya, sehingga orang jadi males dan apatis terhadap zakat.

Semakin aturan total manusia dijauhi maka semakin hancurlah moral manusia itu sendiri. Karena memang aturan ini adalah suatu aturan yang didesain dengan sangat teliti untuk makhluk ciptaan-Nya. Setiap tahap kehidupan manusia sudah ada aturannya, dan kita tidak bisa mengingkarinya. Seperti sepeda motor yang ada buku panduannya begitu juga manusia. Siapa yang membuat buku panduannya? Ya pencipta motor itu. Siapa yang membuat buku panduan untuk manusia ? Allah SWT. Dalam bentuk apa buku panduan itu? Alqur’an dan sikap perilaku Rasulullah SAW...diselesaikan 23 desember 2009 (bersambung)

Langsung nyambung (29 Desember 2009)
Ahhhh..nggak tahan juga mau nulis ini nih...
Kemaren baru aja denger berita pejabat negara + mentri + kapolda semua propinsi dapet mobil toyota Crown seharga 1,325 Milyar!....Mau jadi apa nih negara, kalo ternyata konsumsi lebih diutamakan ketimbang bayar hutang. Apa maksudnya DPR yang kami pilih menyetujui pembelian mobil harga selangit itu untuk para pejabat negara???

Ditotal dari presiden + wakil presiden + 33 menteri + 3 pejabat setara menteri + kapolda 36 propinsi = 70 orang pejabat negara akan difasilitasi 1,325 M!!!. Kalo diambil sederhana 70 kali 1 M aja dah 70 Milyar !!! Sedangkan orang – orang seperti bu Yenti, Nek Minah, pengemis – pengemis di jalanan, anak – anak terlantar, ibu – ibu hamil yang takut anaknya lahir karena bingung mau dikasih makan apa, bapak – bapak yang setiap harinya takut dipecat oleh pabrik atau perusahaannya karena perusahaannya terus digerus oleh perngusaha – pengusaha yang lebih bermodal, janda – janda yang rela makan nasi akik setiap harinya karena tidak ada lagi bahan makanan yang bisa mereka beli. Mereka setiap hari menderita, mereka setiap hari berharap dan berdoa semoga suatu hari ada yang rela mengulurkan tangannya dan mengatakan..” Ayo bu ini program pemerintah, mari kita perbaiki hidup menjadi lebih baik lagi”. Sementara di sana, di kota Jakarta tepatnya di Senayan City...pejabat yang seharusnya mengatur negara, bermewah – mewahan menikmati mobil barunya. Camry yang baru dibeli 5 tahun yang lalu langsung diganti dengan Crown yang harganya 3 kali lipat. Apa ada kata – kata yang lebih sopan dari “TIDAK BERPERASAAN” ?.

Ya Rasulullah kami rindu kepemimpinanmu, kami rindu kata – katamu yang agung dan penuh makna, kami rindu teladanmu yang sangat bersahaja dan bermakna. Ya Umar Bin Khattab kami rindu sosok tegasmu, kami rindu badan kuat dan tegapmu memimpin kami. Ya Umar Bin Abdul Aziz kami rindu kepemerintahanmu, kami rindu masyarakat yang kau bina.

Apakah PEMILU yang kami ikuti hanya untuk menyakiti hati kami dengan kemewahan orang – orang yang kami pilih??? Apakah PEMILU menjadi begitu susahnya bagi orang – orang yang kredibel dan bersahaja untuk lolos??? Apakah negara kami kehabisan orang – orang sederhana dengan prestasi dunia???

MUDAH – MUDAHAN TIDAK???

وَذَرْنِي وَالْمُكَذِّبِينَ أُولِي النَّعْمَةِ وَمَهِّلْهُمْ قَلِيلًا
[73:11] Dan biarkanlah Aku (saja) bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, orang-orang yang mempunyai kemewahan dan beri tangguhlah mereka barang sebentar.

وَأَصْحَابُ الشِّمَالِ مَا أَصْحَابُ الشِّمَالِ
[56:41] Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu?
فِي سَمُومٍ وَحَمِيمٍ
[56:42] Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih,
وَظِلٍّ مِنْ يَحْمُومٍ
[56:43] dan dalam naungan asap yang hitam.
لَا بَارِدٍ وَلَا كَرِيمٍ
[56:44] Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُتْرَفِينَ
[56:45] Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewahan.

22 December, 2009

Sang Pemimpi



Wow....luar biasa...Riri Riza menjadikan novel Sang Pemimpi nya Andrea Hirata menjadi halus dan hidup. Itulah kesan pertama setelah Ikal dan Aray berkata “tapi boi, kita belum di Paris” sebuah kalimat di akhir film yang mengundang tawa penonton yang hadir di 21Cinema Galeria Mall hari itu.
Film ini mengundang decak kagum, tawa, tangis dan melambungkan mimpi – mimpi penontonnya. Satu lagi buah karya anak bangsa yang berlatar belakang asli Indonesia, digarap orang Indonesia dan didekasikan untuk para ayah dari tokoh – tokoh yang terlibat di dalamnya.






Mengenai Sinopsis,mmm dikit aja ya...karena rugi banget kalo gak nonton langsung..hehehe...dan sayang banget film karya anak bangsa ini di curi dengan cara menonton film bajakannya. Film ini bercerita tentang mimpi pemuda kampung yang ingin go internasional. Dalam perjalanan menggapai mimpi tersebut mereka harus melewati rintangan dan cobaan baik dari dalam diri sendiri, dari keluarga, dari lingkungan, dari sekolahan, bahkan dari alam. Semuanya diramu dengan halus dan hidup dalam novel Andrea dan difilmkan dengan sangat manis oleh Riri Riza.

Pokoknya rugi deh kalo gak nonton..hehehe...
Oh ya berikut lirik original soundtrack dari Sang Pemimpi yang dibawakan dengan sangat semangat oleh band Gigi.


Lyric / Lirik Gigi - Sang Pemimpi
sambut hari baru di depanmu
sambung mimpi siap tuk melangkah
raih tanganku jika kau ragu
bila terjatuh ku kan menjaga

kita telah berjanji bersama
taklukan dunia ini
menghadapi segala tantangan
bersama mengejar mimpi-mimpi

berteriaklah hai sang pemimpi
kita tak kan berhenti di sini

kita telah berjanji bersama
taklukan dunia ini
menghadapi segala tantangan
bersama mengejar mimpi-mimpi

bersyukurlah pada yang maha kuasa
hargailah orang-orang yang menyayangimu
yang selalu ada setia di sisimu
siapapun jangan kau pernah sakiti
dalam pencarian jati dirimu
dan semua yang kau impikan
tegarlah sang pemimpi


Untuk yang lainnya silahkan liat langsung ya filmnya di bioskop terdekat...

11 December, 2009

Selamat Jalan Adi

Hari ini, SMANDA kembali berduka..seorang teman kembali mendahului kami menjumpai Sang Rabb. Muhammad Syafriadi, mantan teman sekelas sewaktu kelas III di SMA dulu. Almarhum meninggal pagi ini pukul 06.25 di hari Jum’at setelah beberapa hari di rumah sakit. Almarhum meninggal setelah mengalami komplikasi TBC,meningitis dan hepatitis B. Innalillahi wa innailaihi roji’un....subhanallah karena Adi meninggal di hari jum’at. Hari yang istimewa...

عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلا وَقَاهُ اللَّهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ. رواه الترمذي 1074.

Dari Abdullah bin Amru ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, Tidaklah seorang muslim meninggal di hari Jumat, kecuali Allah lindungi dari fitnah kubur.


Syeikh Nashiruddin Al-Albani termasuk di antara ulama yang menshahihkan hadits ini

Memang tidak banyak kenangan yang kami bangun bersama, kami hanya sempat sekelas 1 tahun di kelas III dan beberapa kali chatting setelah lulus SMA. Di usianya yang masih 25, Allah memanggilnya. Allah hendak menunjukkan kepada aku dan kita semua umur keemasan kalo kata orang – orang sih, bukan berarti aman dari kematian. Sekali lagi Allah tunjukkan setelah 2 minggu lalu Akh Samsul yang berusia 30-an tahu meninggal, kini Adi temen SMAku yang berumur 20-an meninggal juga. Bisa jadi hari ini, besok, atau lusa aku yang meninggal. Innalillahi wa innailaihi roji’un.

Sesungguhnya Kematian itu dekat dan akan menghampiri kita dimanapun dan kapanpun keadaan kita.

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ وَإِنْ تُصِبْهُمْ حَسَنَةٌ يَقُولُوا هَذِهِ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَقُولُوا هَذِهِ مِنْ عِنْدِكَ قُلْ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ فَمَالِ هَؤُلَاءِ الْقَوْمِ لَا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ حَدِيثًا

[4:78] Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan : "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan : "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah : "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun ?

اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

[39:42] Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.

Selamat jalan Adi...Innalillahi wa innailaihi roji'un.. semoga amalanya diterima dan dosanya diampuni Allah SWT...Dan Allah memasukkan Adi ke dalam surga-Nya....Subhanallah...Meninggal di hari jum'at...sebuah kehormatan buatmu di...subhanallah...

Korupsilah Sesukamu

Korupsilah sesukamu karena memang uang yang kamu korupsiin bukan punya siapa – siapa, uang itu hanya uang yang kami bayarkan tiap bulan, tiap hari dan tiap tahun lewat pajak


Korupsilah sesukamu, karena kamu bukan siapa – siapa kami, kamu hanyalah seorang manusia yang pasti mati mepertanggungjawabkan kelakuan dirimu sendiri


Korupsilah sesukamu, karena keluargamu hanya titpan Allah untukmu...dan kamu tidak punya hak apa – apa atas keluargamu, kamu hanya punya kewajiban yang juga akan kamu pertanggungjawabkan di hadapan yang menitipkan keluargamu padamu

Korupsilah sesukamu, karena waktu hanya sedikit, sayang banget kalo gak dimanfaatin buat mengumpulkan kekayaan yang nantinya akan memperlama jalanmu di yaumul hisab. Karena hartamu ditanyain darimana masuknya dan kemana keluarnya. Makin banyak harta makin lama di yaumul hisab


Korupsilah sesukamu, karena korupsi tidak menyebabkan kematian, hanya menyebabkan susah setelah kematian


Korupsilah sesukamu, karena kami tidak tahu, keluargamu tidak tahu, sahabatmu tidak tahu, orangtuamu tidak tahu, bahkan teman sekantormu tidak tahu. Yang tahu adalah Yang Maha Tahu, yang tahu hanya Allah yang menciptakanmu, memberi nikmat padamu dan mengawasimu setiap detik hidupmu.


Korupsilah sesukamu.....Tikusssssss...



Ni cerita mau kuikutin ke lomba cerita inspirasi juga walaupun dah lama juga tulisannya...hehe

Rumah Bill Gates

Kalo Bill Gates punya rumah gimana ya?....

Bill Gates

Tampak Depan

Arsip Blog

Sahabat Blogger

Sahabatku