30 January, 2010

100 hari,apaan tuh?

100 hari belum berarti apa-apa,ngapain juga menilai keberhasilan hanya dari 100 hari. Dan siapa juga yang menentukan 100 hari sebagai parameter.

Sebuah kapal besar bernama Indonesia gak mungkin bisa digerakkan hanya dalam 100 hari. Pembangunan pondasi mungkin bisa 100 hari dan bagi kita yang ngelihat hanya dari ilmu kita yang dangkal mana bisa ngelihat keindahan 'pondasi'. Mungkin hanya arsitek aja yang bisa menilai keindahan bangunannya dengan melihat pondasinya.

Jadi mendingan kita tunggu aja sambil memberikan masukan dan kritik cerdas kepada pemerintah. Anarkisme, kekerasan, brutalisme, bentrok dengan aparat gak akan pernah sampe kapanpun merubah negara ini. Malah akan semakin parah karena negara kita terlanjur go public alias kondisi ekonomi kita terlanjur tergantung pada pergerakan dollar. Semakin tidak kondusif negara kita maka semakin parahlah keadaannya.

Tapi apakah ada yang berpendapat lain?
Telkomsel BlackBerry® Gitu loh

13 comments:

  1. ya kita lihat aja nanti ya.

    ReplyDelete
  2. setuju thu sobat,,,,

    masa' ia tiap hari harus demo,
    kan pak presiden butuh konsentrasi untuk berpikir jg,,,,

    bang napi bilang..:
    ingat,..ingat,,, kegagalan terjadi bukan karena niat pelaku,

    tapi karena ada....

    ada apa yaaaa...
    hahahaaa...!@#$%#^&

    ReplyDelete
  3. iya tuh..orang-orang sibuk mo mengkritik, ngeliat jeleknya aja. coba pandang dari sisi baiknya juga

    ReplyDelete
  4. mari kita kasih kesempatan bwt pemerintah dan jgn lupa tetep mengkritisi,,koment balik ya sob
    thanks

    ReplyDelete
  5. supaya si presiden tidak terbuai dengan bulan madu pertama (tetapi dengan demo yang damai )dan tentu kalau tidak ada asap pasti tidak ada api (contoh kasus bag senturi)

    ReplyDelete
  6. 100 hari ya 3 bulan tambah 10 hari gitu kan mas reza

    ReplyDelete
  7. hehehe ya iyyalah bang Munir...wekekeke...

    @jalani apa adanya : setuju sob, kalo demo dengan damai aku setuju banget....itu salah satu kritik yang cerdas...gk perlu sampe anarkis...

    @All: sip sobat...kita lihat dan sekaligus mengawal dengan tulisan - tulisan kita..hehehe

    ReplyDelete
  8. Yups, terlalu dini memang...

    ReplyDelete
  9. Yuks mari kita kritisi bersamah...

    ReplyDelete
  10. setuju tunggu ajah
    jangan malah dijegal

    ReplyDelete
  11. @buwel, a-chen n soewoeng : sip dah....mudah2an tanpa dikritisi dah bagus dengan sndirinya

    ReplyDelete
  12. Setuju dengan komen diatas ane semua. Tapi alangkah bijaknya jika kita juga berfikir cari solusi dan jalan keluar dari masalah kehidupan berbangsa dan bernegara ini. Jangan hanya energi kita terkuras dengan hal-hal yang kurang positif. Berdebat boleh tapi akhir dari perbedatan itulah yang dicari yaitu Solusi dan Jalan Keluarnya dari masalah.

    ReplyDelete

Ayo ayo sobat sobat dikomentarin ya....
kalo istilah iklannya sih "komentarmu mengalihkan duniaku" kekekeke....

Arsip Blog

Sahabat Blogger

Sahabatku