10 February, 2010

Puisi Untuk Umi

Umi, ini bukan akhir segalanya
Ini hanya kerikil kehidupan
Ini hanya ombak kecil di tengah laut cobaan
Ini hanya sebuah duri yang melintang di tengah perjalanan panjang


Aku kaget engkau bertanya apakah ini masih berlanjut atau tidak
Sekali kali tidak usah kau khawatirkan umi,
Alangkah pengecutnya imammu ini
bila mundur sedikit saja di tengah kenikmatan cobaan dari-Nya
Alangkah nistanya aku dihadapan Tuhanku dengan menyerah begitu saja

Aku sadar
Hatimu begitu lembut
Hatimu bagai teko air yang bisa sekali kali menumpahkan airnya
Tapi hatimu bukan hanya air teko umi
Hatimu juga samudera luas
Yang bisa menetralkan apa saja yang masuk ke dalamnya

Kehilangan memang menyakitkan
Namun sikap setelah kehilangan adalah yang paling menentukan

Cobaan memang menyedihkan
Namun tanpa cobaan kita tidak akan pernah naik lebih tinggi

Bangkitlah umi
Karena memang ini bukan akhir segalanya
Sambutlah hari esok menjadi lebih bertakwa, lebih beriman dan lebih bijaksana

Aku besertamu umi


Didedikasikan buat istriku dan aku yang baru kehilangan untuk kedua kalinya

38 comments:

  1. trimakasih sayang.....u make me cry.....love u....

    ReplyDelete
  2. Umi ini nama cewek apa panggilan seorang ibu ya?bingung nih heheh

    ReplyDelete
  3. Seberapa jauh pun jalan yang harus ditempuh, Seberat apa pun langkah
    yang mesti diayun, Seberapa lama pun waktu yang harus dijalani, Tak
    kenal menyerah demi mendapatkan satu kepastian
    Meski berat, tak ada yang membuatnya mampu bertahan hidup kecuali
    benih dalam kandungannya.
    Menangis, tertawa, sedih dan bahagia tak berbeda baginya, karena ia
    lebih mementingkan apa yang dirasa si kecil di perutnya.
    Seringkali ia bertanya : menangiskah ia? Tertawakah ia? Sedihkah
    atau bahagiakah ia di dalam sana?
    Bahkan ketika waktunya tiba, tak ada yang mampu menandingi cinta
    yang pernah diberikannya, ketika itu mati pun akan dipertaruhkannya

    ReplyDelete
  4. Cobaan memang menyedihkan
    Namun tanpa cobaan kita tidak akan pernah naik lebih tinggi...SETUJUUUUU

    ReplyDelete
  5. selamat pagi sob gimana keadaan yang tersayang apa udah baikan semoga

    ReplyDelete
  6. this is nice poem, temand... ^_^

    ReplyDelete
  7. selamat pagi... mampir balik niih... salam kenal yaa... :D

    ReplyDelete
  8. @Umi : sip dah...love u to...
    @Aisha : umi itu panggilan buat istriku
    @Jalani hidup : iyo mas...aku seuju banget...dialah yang paling merasakannya, tapi apa harus berlarut larut...harus seketika bangkit untuk menatap masa depan yang lebih baik
    @Bayu Lebond : semangaaattt
    @Maya : hiks..hiks...semangattt
    @Bang Munir : alhamdulillah sudah baek bang..
    @Ferdi : kisah nyata sob..hehehe

    ReplyDelete
  9. Kehilangan memang menyakitkan
    Namun sikap setelah kehilangan adalah yang paling menentukan..
    setuju bangettttt....

    tetap semangart yachhh... :D

    ReplyDelete
  10. saling menguatkan adalah hal yang sangat istimewa
    semoga cepat sembuh ya sob

    ReplyDelete
  11. kirain buat ibunya. rupanya buat isterinya toh.

    ReplyDelete
  12. "Alangkah pengecutnya imammu ini"
    umi disini, ibu atau istrinya om...?
    klu melihat kata² di atas imam = suami ya om?

    lam kenal ea om...

    ReplyDelete
  13. 'kenikmatan cobaan dariNYA'
    mantaaabh..
    mungkin ini memang blum kehendakNYA sob.. semoga bisa diikhlaskan dan diberi ketabahan bagi kalian berdua..

    ReplyDelete
  14. @pohonku : iya sob..memang belum waktunya...

    @Ivan : aih jadi malu nih...hehehe

    @Fai_Cong : tulu betul betul, salam kenal juga ....

    @Attayaya : Amin, makasih banget sobat..

    @Ieyaz : semangatttt...

    ReplyDelete
  15. ah, sakit sekali luka itu..
    membuat ku tergugu
    dan menangis pilu..

    bersabarlah sobat..
    Allah akan membuatnya indah tepat pada waktunya..

    ReplyDelete
  16. dengan melalui setiap cobaan, maka kita akan semakin kuat.

    ReplyDelete
  17. @mbak Syifa : insya Allah mbak..insya Allah...
    ah bahkan aku sudah lupa dengan semua kesakitan ini...

    @mas Setiawan : insya Allah...cobaan adalah bagian dari proses

    ReplyDelete
  18. mesra nian...

    semangat brur dalam menghadapi hidup...! Semangat juga menemani Umi nya...

    salam..!

    ReplyDelete
  19. kak reza aja ya...iya ni maiank anak lampung..hihihi

    ikhlas sabar semangaatt
    untuk dua-duanya abi dan uminya yah...

    waktu baca puisinya
    ada rasa
    deg deg deg

    sedih, haru, lembut, sweet untuk uminya, jadi satu...
    -sigh-

    ReplyDelete
  20. Salam...temen baru, kunjung balik ya, mks..

    ReplyDelete
  21. saya terharu. bagus, sungguh bagus sekali... salam buat istrimu ya

    ReplyDelete
  22. Nice Poem, semoga tidak kehilangan lagi! Amin! Semangat!

    ReplyDelete
  23. cobaan itu memang berat ya, dan tiap orang pasti punya cobaan sendiri dalam perjalanan hidupnya...moga selalu diberi kekuatan oleh Allah utk menghadapinya. amin.

    ReplyDelete
  24. ahh..
    hampir speechless..
    hanya bisa mendukung dari sini untuk semua kebaikan di situ..
    amin.
    saya follow ya.

    ReplyDelete
  25. Kehilangan memang menyakitkan
    Namun sikap setelah kehilangan adalah yang paling menentukan

    Aku suka sekali dg kata-2 itu..
    Semoga cobaan itu dapat diterima dg sabar.

    ReplyDelete
  26. jadi bingung ... ku pikir umi di sini adalah ibu ternyata untuk istri, untuk para istri jangan pernah putus asah, terus mengabdi pada suami dan berusaha untuk terus maju guna kebaikan keluarga

    ReplyDelete
  27. istri merupakan separuh jiwaku, teman dalam segala hal...dirimu tegar dan jangan putus asah jalni hidup ini semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahma

    ReplyDelete
  28. istri merupakan separuh jiwaku, teman dalam segala hal...dirimu tegar dan jangan putus asah jalni hidup ini semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahma

    ReplyDelete
  29. Puisi yang indah dan menguatkan untuk Umi. Semoga sang Umi mendapat kekuatan.

    ReplyDelete
  30. klo dibaca lagi,ko smakin dalem ya bi puisinya....so sweet.....ayo qt lanjutkan program berikutnya bi....hay hay....

    ReplyDelete
  31. semoga kita semua diberikan kekuatan menghadapi semua cobaan dan ujian, amin

    ReplyDelete
  32. jadi terharu :((

    ReplyDelete

Ayo ayo sobat sobat dikomentarin ya....
kalo istilah iklannya sih "komentarmu mengalihkan duniaku" kekekeke....

Arsip Blog

Sahabat Blogger

Sahabatku