08 August, 2017

ANTI RIBA' jalan menuju keberkahan

Masalah pertama apalagi kalo bukan Kemacetan adalah sebuah permasalahan dunia yang semakin lama semakin menyita perhatian manusia saat ini. Jarak ke tempat tujuan yg secara kilometer hanya beberapa saja namun harus ditempuh berjam jam. Lebih cepat berjalan kaki dan lari daripada naik kendaraan
Kenapa macet itu semakin parah? Karena semakin banyaknya kendaraan namun jalan yang dilalui hanya segitu segitu aja, atau jawaban lain dikarenakan pertumbuhan jumlah kendaraan jauh lebih besar daripada pertumbuhan lebar dan panjang jalan. Kenapa kendaraan semakin banyak? Karena semakin "mudah" nya manusia membeli kendaraan. Saat ini orang hanya butuh KTP, KK dan surat keterangan bekerja saja utk membeli kendaraan. "Mudah" nya syarat2 ini karena fasilitas keuangan berbasis RIBA' sangat banyak saat ini. Riba begitu menjamur, riba menyebabkan orang yg sebenarnya tidak mampu membeli menjadi mampu membeli, Riba menjadikan orang2 yang tadinya hanya bermimpi memiliki kendaraan mewah menjadi bisa memiliki kendaraan tersebut. Pada akhirnya mobil semakin banyak, bahkan seorang bisa memiliki lebih dari 1 mobil dan semuanya NYICIL. Naudzubillah....
Wahai saudaraku sebenernya kendaraan di dunia ini hanya fasilitas untuk memudahkan kita beraktivitas, siapapun boleh memilikinya namun cara yang digunakan harus juga mengikuti perintah Allah. Tidak ada sama sekali keberkahan pada kendaraan yang dibeli dengan cara RIBA'.

Yang kedua dikarenakan semakin mudahnya manusia mendapatkan barang ataupun uang, maka setiap manusia berbondong bondong membeli rumah di kota besar yang padahal harganya jauh dari jangkauan kemampuannya. Bahkan 1 orang bisa memiliki 2,3 bahkan lebih rumah dengan dalih sebagai "investasi" untuk disewakan. Akibatnya suatu wilayah menjadi semakin padat dan jauh melebihi kapasitas sebenarnya dari wilayah tersebut. Macetpun menjadi efek sampingan dari praktek menumpuk2 rumah ini. Padahal Rasulullah Sallahualaihi wasallan dulu memiliki rumah yang jikalau beliau sholat maka sholat di tempat tidur istrinya yg ketika sujud maka beliau memberi isyarat kepada istrinya untuk menekuk kakinya sebagai tempat sujud...Maasya Allah... Berhentilah menumpuk2 harta cukuplah dengan 1 atau bahkan 2 rumah, mulailah memberi dan menumpuk2 harta akhirat dengan cara bersedekah.

Yang ketiga kegemaran makan makanan yang mewah sehingga melebihi kemampuan sebenarnya, semua bisa dibeli dengan kartu kredit. Akhirnya restoran ramai2 menaikkan harganya hanya karena strategisnya lokasi, bagusnya pemandangan, pelayanan yang bagus padahal dengan rasa yang pas2an toh semua tetap bisa dibeli dengan riba'. Bukannya tidak boleh makan di restoran yang bagus namun semua harus kembali kepada kemampuan masing2 dan tetap memikirkan bagaimana perasaan saudara2 kita yang tidak mampu makan di restoran tersebut. Makan dengan riba' bukankah ini juga sebagai penyebab tidak makbulnya doa2 kita?

Keempat adalah semakin naiknya harga barang2 kebutuhan kita. Para produsen tidak khawatir dengan penetapan harga yang tinggi karena toh orang2 bisa beli dengan kredit dan produksi tetap tinggi. Contohnya harga mobil, mungkin banyak dari kita yang sadar bahwa kualitas mobil yang ada sekarang ini jauh menurun dibanding kualitas produksi mobil2 sebelum ini. Mungkin secara teknologi memang jauh lebih canggih daripada jaman dulu namun toh teknologi mau nggak mau harus digunakan setiap produsen mobil dan harga juga tidaklah semahal sekarang. Misalnya harga 1 mobil av**za saja, keuntungan produsen bisa 60% dari harga produksi mobilnya. Kenapa harga jual bisa jauh lebih mahal daripada harga produksi? Alasannya toh konsumen tetap bisa membeli, toh gaji para konsumen bisa masuk dengan fasilitas cicilan yang ada, apa salahnya coba? Dulu jaman Rasulullah sallallahu 'alaihi wassallam menjual kambing dengan mengambil keuntungan dari tali kekangannya saja.
Mungkin ada masalah2 lain yang belum saya coba angkat pada tulisan kali ini, yang saya sangat yakin permasalahan karena riba' ini pasti sangat banyak. Karena dicabutnya keberkahan harta karena RIBA' pasti menimbulkan efek negatif pada semua orang yang menikmatinya. Karena Janji Allah pasti BENAR.
Saya mengenal banyak orang yang sangat ANTI RIBA' dan saya melihat tidak ada kekhawatiran dari dirinya atas rezeki yang dia dapatkan, dia tidak khawatir dengan motornya yang seken dan sudah mulai kusam, dia tidak khawatir dengan rumahnya yang jauh dari kota besar, dia tidak khawatir dengan pendidikan tinggi lanjutan dari anak2nya kelak, dia tidak bingung dengan mau makan apa hari ini, malah dia lebih khawatir dengan ibadah apa yang belum saya lakukan saat ini, dia khawatir dengan tetangganya yang belum makan, dia bingung kalau anak2nya belum melaksanakan sholat fardhu, dia marah kalo istrinya berbuat melanggar sunnah Rasulnya. Allahuakbar, selain karena ilmunya saya yakin karena hartanya juga murni barokah tanpa ada percikan2 RIBAWI...masya Allah
Benarlah larangan Allah dan Rasulullah Sallallahu alaihi wassalam jikalau kita menjauhi RIBA' maka efek duniawi dan akhiratnya sangat positif. Setiap orang akan bersyukur dengan apa yang dimiliki, orang2 tidak akan mencari sekolahan dan rumah yang strategis untuk memenuhi kebutuhannya cukup dengan rumah di desa yang asri dan bersahaja menjalani kehidupan sehari hari.
Mudah2an kita semua dijauhkan dari percikan2 RIBAWI yang BISA menyebabkan kita cenderung cinta DUNIA dan takut MATI

No comments:

Post a Comment

Ayo ayo sobat sobat dikomentarin ya....
kalo istilah iklannya sih "komentarmu mengalihkan duniaku" kekekeke....

Arsip Blog

Sahabat Blogger

Sahabatku